Tampilkan postingan dengan label biology. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label biology. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Juli 2021

Why? The Origin of Species Charles Darwin

 


Semua makhluk hidup berasal dan berevolusi dari satu atau beberapa spesies, dia mengumpulkan flora dan fauna untuk digunakan sebagai bukti

 

Universitas Cambridge adalah universitas tertua ketujuh didunia dan merupakan universitas dengan tradisi tertua di Inggris, bersama dengan Universitas Oxford. Menorehkan prestasi nyata dalam riset di bidang matematika dan ilmu pengetahuan alam sejak abad ke 19, menghasilkan 91 orang peraih Penghargaan Nobel dan melahirkan banyak orang Jenius seperti Isaac Newton yang menentukan gravitas universal, fisikawan angkasa luar Stephen Hawking dan John Keynes

 

Tahun 1831 Darwin tertarik dengan geologi walaupun dia jurusan teologi. Prof Henslow diundang sebagai naturalis di kapal ekspekdisi Beagle milik Angkatan Laut Inggris. Kapal Beagle bisa melakukan ekspekdisi keliling dunia. Prof Henslow ingin Darwin menggantikan ekspekdisinya, Darwin belajar ilmu tumbuhan dari Prof Henslow dan geologi dari Prof Sedgwick, dan dia cukup yakin bisa menjadi naturalis. Ayah Darwin ingin Darwin menjadi pendeta dan belajar ilmu agama tapi Darwin tidak menginginkannya

 

Geologi adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan meneliti tentang komposisi, sifat, proses pembentukan, sejarah dan fosil makhluk hidup yang terdapat di kerak Bumi. Geologi juga terbagi menjadi beberapa bidang karena material pembentuk kerak Bumi juga bermacam ada petrologi yang meneliti sifat, struktur dan pembentukan bebatuan yang membentuk kerak Bumi, serta ada juga mineralogi yang meneliti tentang mineral yang membentuk bebatuan

 

Naturalis adalah sebutan untuk orang yang meneliti sejarah tentang alam. Seseorang naturalis meneliti dan mengamati jenis, sifat, penyebaran dan ekologi dari komponen alam seperti hewan, tumbuhan dan mineral serta mencatat ciri khas benda mati. Cabang ilmu ini membagi makhluk hidup dan benda mati dengan berbagai macam ciri dan melakukan sistematisasi yang diperlukan. Saat ini setiap bidang yang meneliti komponen alam sudah berdiri dan berkembang sendiri sehingga nama cabang ilmu sudah jarang dipakai lagi

 

27 Desember 1831 pelabuhan Plymouth (Inggris) Darwin melakukan ekspekdisi ke Samudra Atlantik menuju perairan Amerika Selatan, Kepulauan Flakland dan kepulauan Galapagos, dan ke Samudra Pasifik. Kapal Beagle berangkat dari Pelabuhan Plymouth (Inggris) singgah di pelabuhan Salvador, Rio de Janeiro (Brazil), Montevideo (Uruguay) dan menuju Chile

 

Pantai Bahia Blanca, Argentina Darwin menemukan fosil dan ada yang mirip dengan kulit Armadillo berukuran besar

 

Armadillo, mamalia yang hidup di Amerika Selatan atau wilayah tenggara Amerika dengan panjang 125 – 100 cm. dalam bahadsa Spanyol, Armadilo berarti hewan kecil yang memakai baju besi karena tubuhnya tertutupi tempurung keras. Jika mendapat serangan, dia menggulung tubuhnya dan bersembunyi di dalam tempurungnya. Biasa hiduo di dalam lubang yang digali dengan kuku kakinya yang besar dan tidak bisa hidup di daerah beriklim rendah. Pegunungan Andes, Chile ditemukan fosil kerang. Dulu di tempat ini laut

 

15 September 1835 menuju Galapagos, Uruguay dan tiba disana 1 Oktober 1835. Kepulauan yang terletak 956 km dari pantai Amerika Selatan dan saat ini nama resminya adalah kepulauan Colon, kepulauan yang terdiir atas 19 pulau vulkanik dengan sebaran kawah yang tak terhingga jumlahnya dan sejumlah besar batu karang ditemukan oleh Uskup Spanyol T De Berlangga pada tahun 1535. Saat itu tempat ini merupakan pulau tak berpenghuni dan dihuni oleh banyak kura besar sehingga disebut Galapagos, yang dalam bahasa Spanyol berarti kura. Setelah menjadi daerah jajahan Spanyol, tempat ini mulai dihuni imigran dan menjadi tempat persinggahan kapal penangkap ikan paus. Pada 1832, Ekuador mengakui kepulauan ini sebagai wilayahnya

 

Pulau Galapagos:  Pinta, Marchena, Santiago, Fernandina, Isabela, Floreana, Espanola, Santa Cruz, Genovesa, San Cristobal

 

Masa hidup Charles Darwin

 

Anak lelaki yang sangat tertarik kepada serangga: Darwin lahir pada 12 Februari 1809, sebagai putra bungsu dari dr Charles Waring Darwin di Shrewbury, Inggris. Kakeknya adalah ilmuwan, filsuf, dan juga dokter terkemuka yang dipercaya sebagai tabib istana. Sejak kecil, Darwin suka mencatat apa saja dan juga sering menulis buku harian, dia suka mengumpulkan serangga, tumbuhan, telur burung atau mineral. Saat berumur 9 tahun, ayahnya memasukkannya ke asrama, tapi Darwin tidak bisa merasakan kesenangan belajar, suka pergi memancing tiap ada kesempatan. Pada 1825, saat berumur 16 tahun, Darwin masuk ke Fakultas Kedokteran Universitas Edinburgh atas dorongan ayahnya untuk menjadi dokter, namun dia tidak bisa merasakan kegembiraan belajar ilmu kedokteran, dia berhenti dan atas bujukan ayahnya lagi, pada 1828 dia masuk ke Kampus Teologi Cambridge untuk menjadi pendeta. Disini sambil belajar ilmu agama, dia memenuhi ketertarikannya pada biolog, geologi, dan teologi alam

 

Bertemu HMS Beagle: setelah lulus tahun 1831, Darwin yang semakin tertarik kepada zoologi dan botani memilih untuk tidak menjadi pendeta. Atas rekomendasi Prof Henslow dia naik kapal HMS Beagle untuk mengumpulkan hewan dan tumbuhan, meneliti lapisan tanah, dan menghimpun fosil sambil berkeliling dunia mulai dari Pelabuhan Plymouth, Brazil, Argentina, Kepulauan Flakland, Uruguay, Chile dan Peru. Terutama burung Finch yang diambilnya dari Kepulauan Galapagos banyak membantunya dalam menyusun Teori Evolusi

 

Berdiri di tengah Kritik: setelah melakukan ekspekdisi dengan kapal HMS Beagle selama 5 tahun, Darwin kembali ke Inggris pada tahun 1836, dia menjadi terkenal setelah menerbitkan buku The Voyage of The Beagle yang mulai melakukan penilian sesungguhnya bermodalkan data yang telah dia kumpulkan. Tahun 1838, dia tak sengaja membaca buku An Essay on The Principle of Population karya Malthus dan sangat terpengaruh olehnya. Di tahun 1844, dia merumuskan pemikirannya dam merampungkan karya tulis. Saat dia belum bisa menerbitkannya karena takut akan menerima kritik tajam dari orang yang mempercayai Teori Penciptaan, dia menerima karya tulis singkat dari Alfred Russel Wallace pada tahun 1858, tulisan itu memuat hal yang sama dengan peneltitian Darwin. Wallace juga melakukan penelitian yang sama dengan Darwin. Akhirnya mereka menggabungkan karya tulis mereka dan menyajikannya secara bersama – sama dalam pertemuan Linnaean Society of London tahun 1858, lalu di tahun 1859, dia menerbitkan buku The Origin of Species. Darwin meninggal di usia 73 tahun pada 18 April 1882 dan dikuburkan di samping makam Isaac Newton di Westminister Abbey, London, Inggris

 

Darwin masuk ke Universitas Edinburgh untuk belajar ilmu kedokteran di tahun 1825, tapi itu adalah hal yang sulit baginya karena harus praktik bedah mayat. Pada suatu hari dia menyaksikan 2 operasi termasuk operasi anak kecil, tapi belum juga selesai dia sudah keluar dari ruang operasi dengan terburu dan tidak menghadiri kelas operasi lagi. Pada masa itu, operasi dilakukan tanpa obat bius yang memadai sehingga jeritan anak ekcil terus membayanginya. Akhirnya dia menyerah untuk menjadi dokter tapi dia tidak bisa menceritakan ini kepada ayahnya. Sehingga dari luar dia berpura belajar sambil diam mengikuti kuliah geologi. Namun pada April 1827, dia tidak bisa lagi membohongi ayahnya, dan meninggalkan Universitas Edinburgh untuk selamanya

 

Di era 1990 di Amerika pernah diadakan survei mengenai orang paling berpengaruh di dunia selama 1000 tahun terakhir, hasilnya Darwin berada diurutan ke 7

 

1.      Johannes Gutenburg (Jerman) – Penemu mesin cetak modern

2.      Christoper Columbus (Italia) – Penemu Benua Amerika

3.      Marthin Luther (Jerman) – Pembaharu agama Kristen

4.      Galileo Galilei (Italia) – Ilmuwan pendukung Teori Heliosentris

5.      William Shakespeare (Inggris) – Dramawan

6.      Isaac Newton (Inggris) – Fisikawan penemu gravitasi universal

7.      Charles Darwin (Inggris)- Bologiwan yang mencetuskan Teori Evolusi

8.      Thomas Aquinas (Italia) – Teolog dan Filsuf

9.      Leonardo da Vinci (Italia) – Seniman dan ilmuwan

10.  Ludwig Van Beethoven (Jerman) – komposer

 

 

Buku The Origin of Species pernah membuat gempat banyak orang karena buku membuat agama yang telah mengendalikan manusia selama ribuan tahun berada dalam krisis dan buku revolusioner karena mengubah sudut pandang dunia dan manusia secara fundamental. Revolusi Copernicus, Teori Heliosentrisnya Capernicus, membuat Bumi beralih dari pusat antariksa ke tepi antariksa. Teori ini dianggap sebagai salah satu pengetahuan dalam cabang ilmu Biologi yang berpengaruh luas pada cabang ilmu lainnya dan bahkan dalam kehidupan sehari. Ekonomi evolusi adalah teori yang melihat perkembangan ekonomi secara struktur sama dengan evolusi makhluk hidup, teori ini dianggap sebagai solusi untuk mengatasi krisis ekonomu dunia. Prinsip evolusi dalam The Origin of Species bisa diterapkan pada hampir semua hal yang dilihat, didengar dan dialami, sebab didunia ini tidak ada satu yang tidak berubah

 

Ketika di Galapagos, Darwin belum mencetuskan tentang teori Revolusi

 

Kura – kura gajah, disebut juga kura banteng. Jika sudah dewasa panjang tempurungnya bisa mencapai 1 m lebih berumur sekitar 180 – 200 tahun dan sekali bertelur menghasilkan 9 – 25 butir. Kura gajah hidup di Kepulauan Galapagos terbagi menjadi 13 jenis dengan bentuk tempurung yang berbeda di tiap pulau, Kura gajah datang ke Kepulauan Galapagos jutaan tahun lalu dari Amerika Selatan dan hidup menyebar ke seluruh pulau. Kura adalah makanan penduduk Galapagos. Darwin mengumpulkan 26 jenis burung dari Galapagos. Ada 3 jenis burung murai yang hidup di Galapagos, dia mengambil satu jenis dari 3 pulau berbeda. Mengumpulkan 13 jenis burung Finch untuk memastikan burung lokal di setiap pulau mempunyai ciri khas masing – masing

 

Burung Finch Galapagos. Nama Finch dipakai untuk menyebut burung dari famili Fringillidae dan Estrildidae di antara unggas kecil dari ordo Passeriformes. Biasanya juga dipakai untuk burung kecil yang dipelihara. Di famili Fringillidae terdapat Fringilla Coelebs, Chloris Sinica, Pyrrhula pyrrhula, dan Rosy finch sedangkan di famili Estrildidae terdapat Zebra Finch, Bathida ruficausa dan Peophila gouldiae dalam waktu relatif pendek sekitar kurang dari 2 juta tahun, burung finch yang hidup di Kepulauan Galapagos beradaptasi dengan bentuk dan ukuran paruh agar sesuai dengan cara hidup disana. Darwin menemukan petunjuk awal evolusi setelah melihat paruh burung finch yang berbeda sesuai makanan dan lingkungan hidupnya. Oleh karena itu burung ini sekarang disebut Finch Darwin

 

Galapagos Yellow Finch, Cactus Finch, Camarhynchus Parvulus, Geospiza Fuliginosa, Camarhynchus Psittacula, dan Geospiza Conirostris

 

Warna bulu dan bentuk paruh burung Finch berbeda sesuai tempat tinggal dan makanan. Burung Finch pemakan biji biasanya memiliki paruh tebal dan keras, sedangkan Finch pemakan serangga biasanya pipih dan runcing

 

Kepulauan Galapagos terbentuk jauh setelah Benua Amerika sehingga hewan belum begitu lama hidup disana, mereka berasal dari Amerika Selatan. Pulau Galapagos terpisah karena arus laut. Perubahan hewan itu berbeda sedangkan pulau dikelilingi laut karena adanya variasi

 

Variasi, semua jenis makhluk hidup dalam spesies yang sama memiliki bentuk yang mirip dan melahirkan keturunan yang mirip dengannya. Namun tetap bentuknya tidak sama persis dan anak sedikit berbeda dengan orang tuanya. Proses munculnya ciri yang berbeda di antara individu seperti ini disebut variasi. Ada variasi gen yang muncul secara genetis dan ada variasi lingkungan yang timbul karena pengaruh lingkungan saat individu itu tumbuh. Variasi gen diwariskan kepada keturunan, sedangkan variasi lingkungan tidak diwariskan. Variasi berhubungan dengan karakteristik yang dimiliki setiap individu

 

Karakteristik mengacu bentuk atau sifat yang dimiliki makhluk hidup. Biasanya disebut karakteristik jika bentuk atau sifat muncul karena pengaruh genetis. Tidak hanya meliputi bentuk atau ciri fisik luar, tetapi juga termasuk sifat khusus seperti lidah, jenis makanan favorit, kemampuan belajar dan sebagainya

 

Hewan atau tanaman yang dipelihara variasinya lebih besar dan menonjol daripada yang tumbuh di alam liar. Manusia bisa membentuk lingkungan pemeliharaan sesuai keinginannya. Setiap makhluk hidup akan beradaptasi tidak langsung terhadap kondisi yang ada lalu muncul variasi. Muncul karena pemeliharaannya dan sifat organisme itu sendiri. Pengaruh pola pemeliharaan terhadap sistem produksi organisme terjadi tidak langsung. Ada organisme yang berkembang biak secara bebas dalam kondisi pemeliharaan. Pola pemeliharaan tidak sepenting sifat organisme. Variasi ditentukan oleh kondisi sekitar dan sifat makhluk hidup itu sendiri

 

Teori Use and Disuse. Pemakaian salah satu bagian tubuh yang bisa menjadi penyebab munculnya variasi. Itik mempunyai tulang sayap yang lebih ringan dan tulang kaki yang lebih berat daripada bebek rawa, variasi ini muncul karena itik lebih banyak menggunakan kaki daripada sayap. Perubahan lingkungan menyebabkan munculnya variasi akibat upaya adaptasi. Variasi ini diteruskan ke generasi berikutnya dan semakin lama semakin tampak. Darwin mengungkapkan jika Teori pewarisa sifat perolehan Lamarck salah, Hukum Hereditas belum ditemukan saat itu. dulu tidak ada yang tau bagaimana sebuah variasi bisa diwarkan kepada generasi berikutnya. Ilmuwan besar seperti Darwin tidak bisa mengungkapkan dengan pengetahuan pada masa itu

 

Hereditas. Semua organisme mirip dengan orangtuanya. Sebab bentuk yang tampak dari luar atau sifat tersembunyi di dalam diwariskan dari orangtua kepada keturunannya. Fenomena ini disebut hereditas. Zat yang berhubungan langsugn dengan hereditas di dalam tubuh adalah DNA yang terdapat di dalam sel. Hanya sekitar 2% dari DNA yang dimiliki manusia terlibat dalam penentuan karakteristik tubuh dan yang menentukan karakteristik ini disebut gen, gen memiliki struktur spiral ganda yang merupakan kombinasi banyak nukleotida dan menyimpan informasi dengan sususan khusus di dalam DNA

 

Untuk mengamati variasi muncul pada kondisi pemeliharaan, cara terbaik dengan mengamati satu kawanan khusus, dan diketahui varietas (unit dibawah spesies, mengacu pada kelompok individu baru yang terbentuk lewat informasi genetis pada tumbuhan, subspesies, atau ras) baru terbentuk. Jenis merpati yang diamati Darwin, Merpati liar, Merpati liar, Merpati Jacobin, Merpati Terompet, Merpati Mahkota, Merpati Akrobat, dan Merpati Pouter. Ada 20 jenis merpati. Bentuk dan ciri berbeda sesuai jenis. Semua merpati berasal dari merpati liar. Merpati peliharaan memiliki sifat atau struktur yang mirip dengan merpati liar. Karakter yang membedakan varietras misalnya bentuk paruh atau jumlah bulu ekor, setiap varietas menunjukkan variasi yang jelas. Satu spesies bisa melahirkan berbagai macam varietas peliharaan. Individu yang telah dipilih manusia berdasarkan ciri yang dinginkannya nantinya akan disilangkan. Pada proses itu, muncul berbagai varietas budidaya, disebut seleksi buatan

 

Seleksi buatan Kuda pacuan. Proses membuat kuda pacuan bisa berlari sangat kencang adalah dengan pertama silangkan kedua jantan dan betina yang paling cepat. Dengan begitu anaknya akan memiliki karakteristik yang bisa berlari cepat. Lalu ulangi proses persilangan dengan memilih penjantan dan betina yang paling cepat dari anak yang lahir tadi. Jika proses terus bersilang maka akan didapatkan kuda pacuan yang cepat seperti yang diinginkan, tapi yang harus diperhatikan, lingkungan pemeliharaan atau kondisi sekitarnya harus selalu sama. Dengan kondisi yang sama, bisa mengetahui mana kuda yang berlari paling cepat

 

Varietas baru juga bisa dibuat dengan persilangan varietas berbeda. Contoh cabai tumur yang didapat dari persilangan cabai hijau dan paprika hijau, lebih tidak pedas daripada cabai hijau dan renyah seperti mentimun

 

Seleksi buatan terhadap burung punai sudah ada sejak zaman raja ke 5 Mesir sekitar 3000 tahun SM

 

Ada variasi yang berguna bagi manusia yang muncul secara kebetulan. Tidak semua varietas muncul kebetulan seperti mutasi

 

Mutasi adalah fenomena munculnya karakteristik yang tidak ada pada orangtua yang terjadi secara kebetulan dalam proses duplikasi zat hereditas atau akibat faktor eksternal seperti zat kimia atau radiasi dan sifatnya diwariskan. Mutasi terjadi karena kelainan gen atau kromosom

 

Manusia bisa terus melakukan seleksi. Alam yang menyediakan variasi dan manusia yang menyeleksinya sesuai kebutuhannya. Manusia juga melakukan seleksi secara tidak sadar, tanpa menentukan karakteristik apa yang mau dibentuk, yang penting yang terbaik. Misalnya ada seorang petani yang menanam bibi unggul setelah melihat hasul panen bagus, dia akan memilih bibit itu lagi untuk ditanam. Jika seleksi terus berlangsung dalam waktu lama, varietas yang ada akan berubah menjadi lebih baik. Berbagai jenisa dan tumbuhan yang dipelihara manusia saat ini terbentuk lewat seleksi sadar dan tidak sadar. Manusia tidak bisa memilih variasi jika alam tidak menyediakan, prinsip terbentuk varieras baru di lingkungan peternakan juga bisa diterapkan pada organisme. Dalam satu spesies di kondisi alam terdapat beberapa variasi. Jika suatu variasi diantaranya terseleksi dan diteruskan dalam waktu lama maka dari satu spesies itu akan muncul beberapa varietas. Spesies bukan bentuk tetap, tetap kondisi sementara, sedangkan varietas ada dalam proses perubahan menjadi spesies lain. Sebelum varietas bisa dipisahkan menjadi spesies lain, sulit membedakan spesies dengan varietas sebab variasi masih terus terjadi

 

Klasifikasi makhluk hidup diperkenalkan oleh ilmuwan Swedia, Carolus Linnaeus. Sistem ini dimulai dari sekelompok terkecil yaitu spesies yang membentuk genus lalu genus membentuk famili dan terus meluas sampai ke kelompok terbesar, seperti Kingdom Animalia dan Kingdom Plantae. Jika dirurutkan dari tingkat terendah, makhluk hidup bisa diklasifisikasikan menjadi spesies – genus – gamili – ordo – kleas – diviso – kingdom. Spesies masih dapat dibagi lagi menjadi 5 tingkat, dimulai dari yang terbesar yaitu subspesies, varietas, submvarietas, forma dan subforma. Jadi kata varietas yang digunakan Darwin dalam bukunya bisa merupakan sekelompok yang berada satu tingkat di bawah subspesies

 

Kingdom mamalia – Filum Chordata – kelas Mamalia – Ordo primata – Famili Hominidae – Genus Homo – Spesies Homo Sapiens

 

Kingdom Animalia – Filum Chordata – Kelas Mamalia – Ordo Carnivora – Famili Felidae – Genus Panthera – Spesies Panthera Tigris

 

Tokoh besar evolusi bersama Darwin: Lamrack adalah seorang pakar zoologi sekaligus tokoh evolusi dari Perancis yang aktif di awal abad ke 19. Dia lebih dulu mengemukakan Teori Evolusi sebelum Darwin dan yang pertama kali menyusunnya. Lewat bukunya yang berjudul Filsafat Hewan di tahun 1809, dia memperkenalkan prinsip dasar perubahan makhluk hidup yang secara bertahap dan mengajukan dua pendapatnya tentang aturan dasar evolusi yaitu Use and Disuse dan pewarisan sifat yang diperoleh. Namun dia kalah dalam debat dengan Cuvier, pakar zoologi Perancis yang mengkritik Teori evolusinya dan akhirnya dikucilkan oleh Ilmuwan pada masa itu. Sejak itu, dia dicap sebagai ateis dan hidup menderita dalam kemiskinan sampai akhirnya menjadi buta di usia tua dan meninggal dalam kesenderian

 

Use and Disuse: teori yang mengemukakan bahwa organ tubuh yang sering digunakan lama akan menjadi kuat, berkembang dan membesar, sebaliknya organ tubuh yang jarang digunakan perlahan akan melemah. Kemampuannya menurun dan akhirnya akan menghilang, Lamarck menggunakan proses perpanjangan leher jerapah sebagai contoh untuk menjelaskan teorinya ini. Aslinya jerapah berleher pendek dan hanya makan rerumputan, tetapi saat kekeringan melanda dan rumput mati mengering, jerapah mulai makan dedaunan di pohon. Awalnya mereka makan dedaunan di dahan rendah, tapi karena jumlahnya yang sedikit maka mereka harus makan dari dahan yang lebih tinggi. Untuk itu, jerapah terus menjulurkan lehernya untuk menjangkau dahan yang tinggi, akibatnya leher jerapah semakin lama semakin panjang

 

Nenek moyang jerapah berleher pendek – leher jerapah memanjang karena sering dipakai untuk menjangkau dedaunan ditempat yang tinggi – akhirnya jerapah sekarang memilihi leher panjang

 

Sifat yang diperoleh: pendapat kedua yang diajukan Lamarck adalah tentang pewarisan sifat yang diperoleh. Perubahan tubuh organisme yang muncul akibat adaptasi dengan perubahan lingkungan akan diwariskan ke generasi berikutnya lewat reproduksi. Berikut ini adalah penjelasan Lamarck tentang prinsip pewarisan sifat perolehan, yaitu sifat yang diperoleh makhluk hidup setelah lahir

 

Perubahan organ tubuh suatu organisme sebagai akibat adanya organ tubuh yang sering dipakai dan ada yang tidak dipakai dalam waktu lama karena pengaruh lingkungan sekitarnya akan diteruskan kepada keturunannya yang baru lahir. Sifat perolehan bisa diwarskan jika perubahan itu dialami oleh kedua orangtuanya atau sekurangnya oleh sang betina

 

Jadi menurut Lamarck, jerapah mulanya berleher pendek, tapi lehernya berubah menjadi panjang karena sering digunakan, dan perubahan ini akan menurun kepada anaknya saat jerapah sudah berleher panjang itu melahirkan anaknya juga akan menjulurkan lehernya untuk bisa memakan dedaunan di dahan tinggi sehingga lehernya semakin lama semakin panjang, kesimpulannya perubahan lingkungan mempengaruhi perubahan perilaju makhluk hidup yang berimbas pada perkembangan atau penurunan fungsi organ tertentu, hal ini akan diteruskan kepada keturunannya dan seiring perjalanan waktu perubahan itu akan menampakkan bentuk yang jelas dan akhirnya muncullah variasi dari spesies tersebut

 

Varietas itu bisa diakui sebagai satu spesies karena sebuah spesies muncul akibat kompetisi untuk bertahan hidup. Kompetisi hidup akan menjaga individu yang memiliki variasi menguntungkan, sekecil apapun dan meneruskannya ke keturunannnya. Variasi sekecil apapun kalau menguntungkan maka akan dipertahankan ini disebut seleksi alam. Jika di kebun atau peternakan, manusia yang memilih, jika di alam maka alam yang memilih. Kompetisi hidup bukan Cuma tentang ketergantungan suatu organisme terhadap organisme lainnya, tetapi juga soal cara bertahan hidup suatu individu sampai meninggalkan keturunannya. Kura rumput di padang pasir bersaing dengan hawa kering di padang pasir. Rumput bergantung hidup pada kelembapan. Istilah kompetisi juga mencakup soal ketergantungan. Kompetisi hidup meliputi semua usaha dalam bersaing, bergantung, dan melahirkan lebih banyak keturunan. Organisme akan meneruskan variasi yang dapat memenangkan kompetisi kepada keturuannya melalui seleksi alam. Makin lama variasi itu akan tampak jelas sehingga terlihatlah perbedaaan dengan spesies aslinya. Jika perbedaan ini sudah tampak jelas, varietas itu bida diterima sebagai satu spesies yang berbeda dengan jenis aslinya

 

Menurut buku Malthus, pertambahan penduduk terjadi sangat cepat, sekitar 2 kali lipat setiap 25 tahun, tetapi peningkatan bahan pangan tidak bisa menyamainya sehingga manusia akan selalu mengalami kelaparan. Manusia berkelahi tiada henti untuk bisa bertahan hidup. Sama dengan organisme dalam seleksi alam, hewan atau tumbuahan bertambah secara geometris membuat makanan atau tempat untuk hidup jadi berkurang. Jika jumlah individu yang lahir lebih banyak daripada yang bisa bertahan hidup, muncullah kompetisi hidup

Teori populasi Malthus: Thomas Malthus (1766 – 1834) adalah seorang ekonom Inggris yang menulis buku berjudul An Essay on the Principle of Populatiom, tahun 1789 setelah dia lulus dari Universitas Cambridge. Dalam buku ini dia berpendapat bahwa produksi pangan bertambah secara deret tambah sedangkan penduduk bertambah secara deret kali, sehingga kekurangan pangan akibat ledakan penduduk tidak bisa dihindari. Istilah bertambah secara deret tambah maksudnya seperti angka yang ditambah dengan angka yang sama secara terus – menerus. Sementara istilah bertambah secara deret kali artinya sebuah angka yang dikalikan de gan angka yang sama secara terus – menerus. Oleh karena itu, pertambahan secara deret kali jauh lebih cepat daripada pertambahan secara deret limbah. Dalam buku ini, dia juga berpendapat bahwa kekurangan pangan akibat kelebihan openduduk ini akan menyebabkan munculnya kemiskinan dan kriminalitas. Menurutnya, cara mengurangi kelebihan penduduk adalah dengan tekanan moral, seperti kematian akibat kemiskinan parah atau penyakit, pengendalian aktif yang berimbas langsung pada pengurangan angka kelahiran dengan menunda perkawinan. Namun dia tahu hal ini sulit diharapkan dari penduduk miskin yang tidak peduli dan dia juga menentang metode bantuan pada penduduk yang dilakukan oleh negara. Menurutnya, memberikan malah membuat penduduk miskin bertambah banyak, sedangkan penekanan pertambahan jumlah penduduk miskin akan dapat meningkatkan taraf hidup mereka. Di kemudian hari dia banyak dikritik karena hal ini

 

Semua flora dan fauna bertambah secara geometris, dan pembatasannya disebut kebinasaan. Jumlah, rata organisme dipengaruhi oleh jumlah telur, benih, dan anak, tapi yang lebih penting adalah seberapa kuat mereka bertahan dari kebinasaan yang akan mereka hadapi. Penyebab alami kebinasaan ini atau yang menghambat pertambahan, jumlah organisme adalah kompetisi, iklim wabah dan jumlah individu. Hal ini membuat kompetisi hidup lebih sengit

 

Faktor penghambat pertunbuhan alami jumlah organisme:

A.    Kompetisi: saat Darwin mengamati tunas rumput liar di tanah yang telah dicabuti rumputnya, dia mendapati bahwa lebih dari 2/3 bagian rusak karena serangga atau keong. Tumbuhan yang sudah dewasa pun perlahan rusak akibat tumbuhan yang lebih kuat dengan kata lain jumlah individu suatu spesies selain ditentukan oleh jumlah makanan, juga ditentukan oleh seberapa banyak hewan lain yang memakainya

 

B.     Wabah penyakit: jika suatu spesies bertambah secara tidak normal dan muncul wabah penyakit di dalam satu wilayah yang sempit, maka hal ini bisa menghambat reproduksi spesies itu, jika penyakit itu ditularkan oleh parasit maka hal itu bisa dilihat sebagai suatu kompetisi antara parasit dan korbannya

 

C.     Cuaca: jika cuaca tiba menjadi dingi, organsime yang lemah terhadap dingin akan mati, dan hal ini akan mengancam organisme lainnya yang memangsa organisme yang mati itu. Kemudian hal ini akan membuat kompetisi hiduo antar organime yang memakan makanan yang sama akan menjadi lebih sengit

 

D.    Jumlah individu: agar suatu spesies bisa bertahan, jumlah individunya harus lebih banyak daripada jumlah individu spesies musuhnya

 

Kucing dan bunga terikat hubungan kompleks akibat kompetisi hidup. Bunga berkembang lewat serbuk sari yang dibawa oleh lebah dan penyebab kemusnahan karena sarang mereka dirusak tikus. Kucing menangkap tikus hingga jumlahnya berkurang

 

Diantara flora dan fauna yang tampaknya tidak ada hubungan sama sekali ini pun terus terjadi kompetiis hidup. Tetapi biasanya kompetisi paling sengit terjadi antara spesies yang sama. Karena mereka makan makanan sama, di daerah sama, dan berada dalam bahaya sama. Contohnya singa dan cheetah yang sama memangsa zebra hidup di padang rumput yang sama. Persaingan antar singa dan cheetah tentu lebih ketat daripada antara singa dan zebra. Ciri khas yang muncul pada setiap makhluk hidup adalah mampu dalam kompetisi bertahan dalam hidup. Sedikit lebih unggul daripada varietas atau individu lain dalam spesies sama. Berang punya ekor mirip kaki berselaput untuk hidup di air. Jika ciri khas terus diwariskan ke beberapa generasi, maka akan terjadi proses pembentukan spesies baru

 

Variasi di lingkungan pembisikan bukan buatan manusia. Manusia hanya menjaga dan menghimpun variasi yang muncul. Dengan kata lain, manusia tidak akan bisa memilih suatu varietas kalau variasi itu sendiri tidak muncul secara alami. Tanpa sadar manusia telah mengubah lingkungan hidup suatu organisme dengan memindahkannya ke tempat baru sehingga timbullah variasi, tetapi sebenarnya perubahan lingkungan hidup bisa terjadi di alam. Organisme yang bisa bertahan dalam lingkungan yang berbeda memiliki keanekaragaman untuk terus berubah. Variasi yang menguntungkan tidak hanya muncul bagi manusia di peternakan atau perkebunan, tetapi juga bagi organisme sendiri di alam bebas. Kelelawar mempunyai kulit di samping badannya lebar. Individu yang mempunyai sedikit saja variasi menguntungkan akan lebih unggul dalam mempertahankan eksistensinya dibandingkan individu lain. Karena itu variasi yang menguntungkan akan dilestarikan dan yang merugikan akan dibuang, inilah yang disebut seleksi alam, atau survival of the fittest. Jika ditengah tidak akan terkena seleksi alam

 

Serigala hidup dengan memangsa hewan lainnya, mereka mendapatkan mangsanya dengan menggunakan jebakan, kekuatan tubuh, ataupun kemampuan berlari kencang, rusa meningkat dan serigala sulit mendapatkan makanan. Mangsa lainnya menurun dan rusa hewan tercepat diantara buruan serigala lainnya. Serigala yang cepat dan tangkas yang paling banyak mendapat peluang hidup artinya terseleksi. Akhirnya serigala berevolusi agar bisa berlari lebih cepat, rusa yang harus kabur dari serigala. Perubahan lingkungan hidup membuka peluang organsime untuk bisa memilih variasi yang menguntungkan baginya

 

Kesalahpahaman tentang seleksi alam:

 

A.    Seleksi alam menyebabkan variasi. Seleksi alam tidak menciptakan variasi, melainkan hanya memilih dan mempertahankan variasi yang unggul dari yang telah ada. Artinya, seleksi alam baru terjadi setelah adanya variasi

 

B.     Seleksi alam adalah pilihan yang dilakukan hewan secara sadar. Organisme tidak memilih variasi secara sadar, melainkan secara insting demi keuntungannya atau untuk bertahan hidup akan diteruskan kepada keturunannya

 

C.     Seleksi alam adalah kuasa Tuhan atau kekuatan yang menggerakan. Alam adalah hasil dari gabungan hukum alam. Dengan kata lain, saat berbicara soal alam, sama sekali tidak ada sifat atau kecenderungan yang muncul dari manusia. Alam ada di dalam hukum ini adalah aturan yang ditemukan manusia yang tidak ada sangkut oautnya dengan kekuasaan Tuhan

 

Seleksi buatan hanya berlaku karakteristik yang terlihat. Sedangkan seleksi alam mencakup variasi yang tak tampak seperti organ dalam, perbedaan kesehatan dan semua struktur kehidupan. Manusia menyeleksi hanya untuk kepentingannya sementara alam menyeleksi untuk kepentingan makhluk hidup di dalamnya. Seleksi alam terjadi sejak dulu sehingga tidak bisa dibandingkan dengan seleksi buatan manusia. Setiap hari, setiap saat, alam mengamati seluruh variasi dengan seksama termasuk yang kecil sekalipun yang jelek dibuang, yang bagus dipertahankan dan disimpan

 

Rusa jantan yang menang dalam pertarungan berhak menguasai para rusa betina sehingga kesempatannya lebih luas untuk menurungkan karakteristiknya pada anaknya. Seleksi oleh lawan jenis seperti ini disebut seleksi seksual. Seleksi sesual kurang begitu penting dibandingkan seleksi alam karena tidak menentukan kelangsungan hidup. Namun seleksi ini tetap penting karena indivud yang bertahan hidup lewat seleksi alam tidak akan bisa mewariskan variasinya jika tidak lolos seleksi seksual. Individu yang bertahan hidup lewat seleksi alam dan seleksi seksual akan beruntung karena memiliki keturunan dan bisa mewariskan sifat unggul yang dimilikinya. Jika proses ini terus berulang maka terjadi evolusi spesies. Kebanyak burung jantan merayu betinanya dengan nyanyian atau tarian indah. Burung betina memiliki pejantan yang paling menarik. Dengan demikian, burung jantan yang terpilih ini dapat meneruskan sifatnya yang sedikit lebih unggul daripada pejantan lainnya selama beberapa generasi. Karakteristik yang baik diwariskan melalui seleksi seksual saat hewan mendapatkan pasangannya. Burung merak dan ayam pegar jantan memiliki bentuk yang lebih indah daripada betina

 

Rusa sengaja meninggalkan kawanannya untuk membentuk keluarga baru di kawanan lain, keturunan unggul bisa didapat jika kawin dengan individu yang tidak sekerabat. Persilangan dengan individu yang berkerabat dekat disebut inbreeding sedangkan dengan varietas atau yang garis keturunannya berbeda disebut outbreeding. Individu yang berkerabat dekat yang melakukan kawin silang tidak bisa memiliki karakterisitik beragam. Outbreeding lebih menguntungkan dalam seleksi alam karena dapat menghasilkan keturunan unggul dengan karakteristik yang beragam. Para pejantan secara insting mengetahui hal biasanya akan meninggalkan tempat tinggalnya setelah dewasa. Demi menghindari perkawinan dengan kerabat dekat, yaitu orangtua, anak, atau saudaranya

 

Lingkungan yang menguntungkan untuk membentuk spesies baru lewat seleksi alam:

 

A.    Jumlah individu harus banyak. Di tempat dengan jumlah individu yang banyak, variasi yang muncul akan beragam dan kemungkinan untuk munculnya varietas baru di antara variasi jadi lebih besar

 

B.     Habitat tempat tinggal individu harus luas. Jika wilayahnya luas, lingkungan hidup yang muncul pun bisa beragam dan satu spesies organisme bisa hidup di lingkungan berbeda, dengan demikian lama variasi unggul di tiap lingkungan akan terseleksi oleh alam dan diwariskan. Dan jika variasi itu semakin mencolok maka muncullah spesies baru

 

C.     Harus ada segregasi. Segregasi yang dimaksud adalah pemisahan secara geografis, sehingga walaupun awalnya spesies yang sama jika terpisah di lingkungan yang berbeda maka akan berubah sesuai dengan kondisi habitatnya. Dan setelah waktu yang sangat lama, bisa menjadi spesies yang berbeda, spesies baru akan dapat terlahir hanya jika terjadi seleksi alam, perubahan lingkungan dan waktu yang lama

 

Hewan tahu bahwa outbreeding lebih baik daripada inbreeding, begitupula dengan manusia. Incest pernikahan dengan anggota keluarga sendiri atau saudara dekat dilarang secara hukum. Didaerah yang luas jumlah individu dari spesies yang sama ada banyak sehingga tidak hanya memperluas kesempatan munculnya variasi yang unggul tapi juga kondisi kehidupannya sangat kompleks. Jika para individu berubah dalam situasi seperti ini, individu lain harus ikut berubah agar tidak punah, oleh karena itu proses perubahan individu lebih cepat terjadi diarea yang luas daripada area sempit. Sementara di daerah terpencil, organsime yang tadinya satu spesies perlahan berubah mengikuti kondisi daerah itu sehingga sangat baik untuk membentuk spesies baru

 

Jika spesies baru terus bermunculan terjadi kepunahan akibat seleksi alam

 

Kepunahan akibat seleksi alam: seleksi alam bekerja untuk melestarikan variasi yang menguntungkan bagi suatu individu. Jika variasi ini terus diturunkan maka jumlah individu yang membentuk varietaslah yang paling banyak. Spesies dengan jumlah individu yang banyak memiliki kesempatan yang lebih banyak untuk menciptakan variasi yang unggul. Sementara spesies langka yang jumlah individunya sedikit akan kalah dalam kompetisi hidup. Akhirna lama – lama, spesies baru akan muncul dan spesies lain jumlahnya perlahan berkurang lalu punah akibat seleksi alam. Inilah yang disebut kepunahan akibat seleksi alam

 

Meski awalnya tidak terlalu mencolok, jika suatu karakteristik telah mengalami seleksi alam dan terus diwariskan kepada keturunannya, lama – lama akan semakin jelas dan menjadi spesies baru. Proses ini disebut percabangan (pembagian menjadi bercabang) karakter. Ini adalah prinsip yang sangat penting karena spesies baru muncul melalui proses ini

 

Kuda A mempunyai karakteristik mampu berlari kencang. Sedangkan kuda B mempunyai karakteristik berbadan besar dan kuat. Dengan pemilihan terus – menerus seperti itu, perbedaan karakteristik itu kian membesar dan terbentuklah 2 buah sub spesies. Tercipta dua variets bebas dengan perbedaan jelas. Sementara kuda yang ada ditengah tidak cepat juga tidak kuat, pada akhirnya akan punah. Perbedaan karakteristik dibuat semakin kentara dan bercabang dari varietas atau nenek moyang yang sama. Hal ini berlaku untuk organisme di alam bebas. Semakin bercabang struktur, bentuk badan, dan sifatnya maka keturunan dari suatu spesies akan mampu hidup di berbagai tempat dan memperbanyak jumlahnya. Karena itu, prinsip percabangan juga berlaku di alam bebas. Jumlah suatu hewan karnivora penghuni suatu daerah sudah melampui batas maksimum. Keturunan hewa harus merebut darrah hewan lain agar bisa menambah jumlahnya. Perbedaan sekecil apapun akan berguna misalnya makan makanan baru bisa naik ke atas pohon, bisa masuk ke air atau sifat karnivoranya berkurang. Semakin beragam karakteristiknya semakin untung posisi hewan itu dalam kompetisi hidup. Varietas yang mempunyai karakteristik akan memperoleh kesempatan bagus untuk menambah jumlah individunya, sedangkan yang karakteristiknya tidak jelas akan terus tersingkir. Semakin jelas perbedaanya maka varietas itu akan berubah menjadi spesies baru

 

Pohon evolusi untuk menjelaskan proses pembentukan spesies. Huruf A – L yang ada di bagian paling bawah menunjukkan spesies darigenus yang besar. Semakin besar jarak antar huruf, semakin mirip spesies tersebut. Garis tebal yang bercabang ke atas dari A dan I menunjukkan keturunan yang muncul dari A dan I. banyaknya keturunan yang muncul dari A memberitahu bahwa A paling umum, paling luas tersebar dari spesies yang paling bervariasi. Titik pertemuan antara garis tebal dan garis horizontal melambangkan munculnya varietas yang jelas karena akumulasi variasinya sudah cukup. Garis horizontal dengan huruf Romawi I, II dan seterusnya menunjukkan waktu setiap melewati satu garis berarti sudah melewati sekitar 1000 generasi. Artinya spesies A menghasilkan varietas a1 dan m1 setelah 1000 generasi

 

Varietas a1 dan m1 berada pada kondisi yang sama dengan nenek moyang, si A sehingga cara berubahnya sama dengan A, umumnya semakin beragam, struktur tubuh keturunan dari suatu spesies semakin banyak tempat yang bisa ditempatinya dan jumlah keturunannya pun meninkgat, misalnya jika a1 dan m1 mengalami variasi, maka yang paling berbeda akan lestari selama 1000 generasi berikutnya. Setelah 1000 generasi, varietas a1 akan menghasilkan varietas a2. A2 ini akan menunjukkan perbedaan yang lebih mencolok dengan A dibandingkan a1. Begitu pula hanya dengan varietas m2 dan a2 dari m1

 

Setelah 10.000 generasi melewati 10 garis horizontal. A10, f10 dan m10 dari spesies A, ketiga varietas ini menunjukkan perbedaan yang lebih banyak dengan A daripada a1 dan m1. Pada bagian paling atas gambar, semula 11 spesies A – L terbentuk 15 spesies baru a14 – z14. Perbedaan karakter antara spesies baru ini jauh lebih kentara daripada perbedaan diantara 11 spesies awal. Yang ada dibawah garis teratas menandaka spesies yang sudah punah. Spesies a14, q14 dan p14 yang saat ini hidup membentuk satu famili, lalu b14 dan f14 membentuk famili yang mirip dengannya, sedangkan a14, e14, dan m14 membentuk famili yang lain lagi. Ketiga famili ini bersama banyak spesies punah yang berasal dari nenek moyang A membentuk satu ordo. Sebab semuanya sama memperoleh satu karakteristik yang sama dari nenek moyangnya. Yang lurus sampai atas. Spesies 14 dari dulu tidak berubah dan masih hidup sampai sekarang. Percabangan karakteristik tidak selalu mutlak, percabangan itu terjadi karena keturunan spesies bisa menduduki tempat lain di dalam tatana alam, sehingga meski jarang, ada juga karakteristik yang tidak bercabang

 

Selama proses variasi ini prinsip kepunahan memegang peranan penting. Sebab di tempat yang dihuni beberapa makhluk hidup, spesies yang telah terseleksi oleh alam lebih unggul dalam kompetisi hidup daripada spesies lainnya. Keturunan dari spesies apapun yang telah mengalami perbaikan punya kecenderungan untuk menekan dan menyingkirkan nenek moyang aslinya. Sebab kompetisi hidup antar spesises yang samalah yang paling sengit. Ini disebut prinsip kepunahan. Kesimpulan yang bisa ditarik dari Pohon Evolusi adalah spesies tidak diciptakan secara bebas, melainkan terbentuk dari satu spesies yang mengalami berbagai cabang variasi. Terbentuknya spesies, genus dan ordo baru adalah karena seleksi alam lewat kompetisi hidup seperti ini

 

Teori Bantahan seleksi alam terjadi karena tidak adanya varietas transisi

 

Varietas transisi artinya bentuk tengah dalam perubahan dari satu spesies ke spesies lain. Misalnya dari spesies A muncul varietas a1 dan dari a1 muncul varietas b1. Jika sekarang hanya A dan b1 yang bisa dilihat, sedangkan a1 tidak bisa ditemukan bukti bekas keberadaannya maka a1 inilah yang disebut varietas transisi

 

Seleksi alam hanya bisa mempertahankan perubahan yang sangat menguntungkan, sehingga spesies baru akan menyingkirkan spesies lain yang berkompetisi dengannya, yang evolusi kurang atau lebih buruk daripada dirinya. Kalau suatu spesies berasal dari spesies lain maka spesies asal atau varietas transisi tidak akan bisa ditemukan karena sudah punah dalam proses seleksi alam yang membentuk spesies baru. Jejak varietas transisi yang pernah eksis sulit ditemukan karena geologis. Hanya karena suatu daerah saat ini terlihat menyaut, bukan berarti daerah itu sudah menyatu dari dulu. Misalnya ada buah pulau yang masing dihuni spesies yang telah berevolusi dengan bebas, menyatu akibat pergeseran benua. Orang yang tidak mengetahuinya akan menyangka bahwa pulau itu sejak semula satu dan berusaha mencari varietas transsii yang mungkin pernah eksis di antara dua spesies berbeda yang hidup di pulau itu. Tetapi karena sejak awal varietas transisi memang tidak ada, maka dia tidak akan bisa menemukan jejaknya. Alasan yang lebih menyulitkan adalah karena varietas transisi ini hidup di area yang sangat sempit. Misalnya dari spesies A muncul varietas a1, lalu muncul lagi varietas b1. A1 dan b1 yang menunjukkan karakteristik yang jelas hidup di area yang luas, sedangkan varietas transisi a1 yang sifatnya ditengah hidup di wilayah yang lebih sempit daripada kedua spesies. Karena itu jumlah individu varietas transisi a1 jauh lebih sedikit daripada A dan b1 akibatnya varietas ini lebih rentan punah diserang A dan b1 karena lebih ketatnya kompetisi antar spesies yang sama. Punahnya varietas transisi akibat a1 akibat proses seleksi alam membuat varietas transisi sulit ditemukan bekasnya meski jelas pernah ada dan hanya bisa ditemukan dalam bentuk fosil

 

Bentuk ekor, bulu, kaki yang pendek dan berselaput milik cerpelai mirip dengan anjing laut yang hidup di air. Cerpelai hidup dengan menangkap ikan saat musim panas dan berburu hewan kecil seperti tikus yang hidup di daratanpada musim dingin saat tidak ada air. Dia adalah contoh hewan yang bisa hidup di air maupun di darat, kemiripan antara cerpelai dan anjing adalah bukti bahwa kedua spesies itu mempunyai hubungan yang sangat ketat. Keduanya memperoleh karakteristik dari nenek moyang yang sama. Ini adalah contoh yang menunjukkan proses terbaginya satu spesies menjadi dua spesies berbeda

 

Cerpelai termasuk hewan mamalia dari famili Mustelidae, hidup di sekitar sungai atau danau dan biasa beraktivitas di malam hari. Diantara jari kaki belakangnya terdapat selaput yang membuatnya bisa masuk ke dalam air dan menangkap ikan. Makanan kesukaannya ikan dan tikus rawa, tapi juga suka memangsa reptil dan amfibi. Biasanya bergerak dengan cara berjalan dengan keempat kaki atau melata, tapi saat mengejar mangsa akan berlari dengan cara membungkukkan badannya. Dia menandai daerahnya dengan menggunakan zat berbau menyengat yang keluar dari anusnya. Bulu cerpelai sangat lembut sehingga sejak dulu dipakai untuk membuat mantel

 

Tupai terbang, termasul hewan mamalia famili Sciuridae dan tersebar di Korea, Jepang, Tiongkok, dan sekitarnya. Hidup di lubang pohon atau celah tebing. Beraktivitias di malam hari dan merupakan hewan omnivora yang memakan buah, daun, serangga, dll. Kulit bagian samping tubuhnya yang lebar berfungsi seperti sayap sehingga dia bisa terbang hingga jarak 10 m dari pohon ke pohon lain. Kulit lebar pada tupai terbang berguna baginya saat kabur dari musuh sehingga terseleksi oleh alam dan berevolusi. Organisme yang mempunyai sifat atau struktur khusus dapat muncul jika telah terseleksi oleh alam dalam waktu lama dan sulitnya varietas transisi. Burung yang identik dengan terbag pada masa awal evolusinya pernah menjadi varietas transisi dimana bentuk sayapnya tidak cocok untuk terbang. Varietas transisi itu sekarang sulit ditemukan karena sudah punah dalam proses seleksi alam memperoleh bentuk sayap yang lebih sempurna. Fosil sulit ditemukan karena jumlah yang lebih sedikit dari spesies yang sudah berkembang dengan sempurna. Semua makhluk hidup di alam bisa mempunyai bentuk yang kompleks dan sempurna

 

Struktur kompleks seperti mata berkembang secara bertahap dari bentuk yang masih sederhana dan sangat tidak sempurna. Bentuk mata yang paling sederhana mungkin hanya berupa membran sel untuk menangkap cahaya agar bisa membedakan gelap dan tenang. Namun dalam kompetisi hidup, individu yang memiliki mata sederhana tentu akan kalah dari individu yang penglihatannya bagus. Oleh karena itu, organ bernama mata mulai berkembang sedikit demi sedikit akibat seleksi alam dan akhirnya menjadi mata yang bisa melihat dengan jelas. Bisa melihat 4 – 8 kali lipat lebih jauh daripada manusia. Proses terus terjadi dalam waktu yang sangat lama sehingga terbentuk organ sempurna seperti mata sekarang, karena seleksi alam memilih perubahan setidaknya berguna bagi suatu individu, sekecil apapun itu

 

Evolusi mata: mata berevolusi secara bertahap dari membran sel yang dulu hanya bisa menangkap cahaya untuk membedakan gelap dan terang menjadi organ yang sempurna seperti sekarang

 

Otot ciliar – iris – pupil – kornea – retina – lensa mata – bintik buta – saraf buta

 

Ada hewan yang keberlangsungan hidupnya bergantung pada kemampuannya menghalu gangguan serangga

 

Insting merupakan kemampuan anak hewan melakukan tindakan yang membutuhkan pengalaman padahal dia belum punya pengalaman apapun atau ketika beberapa individu melakukan tindakan yang sama tanpa tahu tujuannya. Contohnya tindakan anak anjing yang menyusu pada induknya padahal tidak pernah diajarkan atau tindakan anak ayam memecahkan cangkang telur agar bisa keluar. Insting terbentuk untuk keuntungan organisme itu sendiri, bukan untuk spesies lain

 

Semut memakan kotoran daun. Kutu daun sengaja menyediakan cairan manis untuk semut. Darwin pernah melakukan percobaaan dengan mencegah semut mendekati 12 ekor kutu daun disebuah daun. Kutu daun tidak mengeluarkan kotorannya. Saat antena semut menyentuhnya, kutu daun langsung mengeluarkan kotoran yang nantinya dimakan si semut. Perilaku ini juga dilakukan kutu daun yang masih anak. Perilaku ini bukan karena pengalaman melainkan insting. Insting tidak menguntungkan bagi kutu daun. Justru ini bagus bagi kutu daun karena harus membuang sisa karbohidrat dari dalam tubuhnya. Kumbang koksi adalah musuh alami kutu daun. Semut mengusir kumbang koksi demi kepentingannya dan kutu daun menyediakan kotoran untuk semut agar bisa melindunginya. Kutu daun mengeluarkan kotoran demi dirinya sendiri bukan semut.

 

Kutu daun, serangga kecil yang hidup berkelompok di rumput, dahan pohon, tunas baru dan dedauanan. Termasuk hama yang merusak tanaman karena suka menghisap saripati tanaman. Sisa karbohidrat yang menumpuk di dalam tubuhnya akan dikeluarkan dalam bentuk gula, yang akan dimakan oleh semut atau lalat, sebagian jenis semut berhubungan erat (simbosis) dengan kutu daun dan secara aktif melindunginya

 

Manusia menyilangkan hewan yang dipilih berdasarkan instingnya begitu pula halnya dengan alam. Pada kondisi alam, insting bisa mengalami perubahan genetis dan bisa diwariskan karena berguna bagi hidup individu sehingga membuatnya unggul dalam seleksi alam. Insting berevolusi akibat seleksi alam. Ketika burung kedasih datang bertelur, mereka biasa bertelur di sarang burung lain

 

Burung kedasih, burung musim panas dari famili Cuculidae yang di Korea bisa ditemui di hutan dataran rendah. Tidak membuat sarang sendiri dan suka bertelur di sarang burung Cendet, Kicuit Batu, Kicuit putih, Apung Zaitun, dan Skylark 1 – 2 hari setelah menetas, anak burung kedasih akan menjatuhkan telur dan anak bruung lain yang ada di dalam sarang lalu mengambil alih sarang. Anak burung kedasih akan menerima asupan makanan dari induk burung yang menyangka dia adalah anaknya selama 20 – 23 hari, lalu pergi meninggalkan sarang

 

Sebagai burung musim panas, kedasih tidak punya banyak waktu untuk membuat sarang dan membesarkan anaknya karena harus pergi ke selatan dalam waktu cepat. Jika bertelur di sarang burung lain dan induknya bisa pergi tepat waktu dan anaknya bisa tumbuh dengan baik di sarang burung lain. Anak burung itu nantinya juga akan bertelur di sarang burung lain mengikuti sifat induknya yang diperolehnya secara genetis. Lewat proses berkelanjutan seperti ini, jadilah burung kedasih memiliki insting bertelur pada sarang burung lain. Burung kerak basi yang membesarkan anak burung kedasih yang lebih besar

 

Contoh lain seleksi alam pada insting

 

Insting semut pembuat budak: spesies semut Formica refuscens baik jantan atau betina tidak pernah melakukan apapun, kecuali semut betina memburu semut dan spesies lain untuk menjadi budaknya, semut ini tidak bisa membangun sarang dan tidak bisa merawat telurnya. Bahkan saat pindah sarang pun mereka harus dibawa oleh semut pekerja dengan cara digigit dengan rahang. Sebagai percobaan, semut ditaruh di suatu tempat bersama makanan dan anak mereka yang baru menetas, tanpa diberi seekor semut pekerja. Hasilnya, mereka tidak melakukan apapun dan banyak yang mati kelaparan seolah tidak bisa makan sendiri, kemudian seekor semut pekerja yang dimasukkan langsung menyelamatkan semut yang masih hidup dengan memberi memberi mereka makan dan mulai merawat anak semut. Menurut Darwin, insting seperti ini adalah hasil seleksi alam dalam waktu yang sangat lama

 

Insting lebih membuat sarang: menurut para matematikawan, sarang lebah adalah struktur yang paling aman yang dibuat dengan memaki sedikit sekali lilin lebah. Lebah membuat sarangnya dengan campurna dari serpihan lilin dan zat yang keluar dari rahangnya, tebal dinding di tiap ruangan adalah sama dan sudut antar tembok tepat 120 derajat. Lebah membuat sarang seperti secara alami, walaupun ketebalan dan sudut tidak bisa dihitung secara mendetail. Kawanan pembuat sarang terbaik dengan lilin seminim mungkin telah berhasil dalam kompetisi hidup dan probabilitas hidupnya paling tinggi

 

Perkawinan antara dua individu yang berbeda susunan genetiknya tidak akan bisa hamil. Percampuran spesies apapun yang disilangkan harusnya tidak bisa hamil tapi sebagian hibrida masih bisa hamil

 

Persilangan dan kemandulan Hibrida: kemampuan hamil pada persilangan antara spesies berbeda dan hibrida hasil persilangan biasanya lebih rendah daripada kemampuan hamil pada persilangan antara spesises yang sama. Namun pada dasarnya kemampuan hamil memang bervariasi dan mudah dipengaruhi oleh beberapa kondsii. Oleh karena itu, kemungkinan hamil pada persilangan satu spesies di lingkungan yang sama masing – masing berbeda. Artinya, perbedaan kemampuan hamil dalam persilangan antar spesies bebas adalah dari 0% - 100%. Kemampuan hamil hibrida tidak selalu sama. Jadi walau terjadi kehamilan, hibrida yang lahir mungkin saja hanya menunjukkan kemampouan hamil setengahnya. Persilangan antara dua spesies yang memiliki banyak kemiripan tidaklah mudah. Kita bisa ambil contoh spesies yang termasuk dalam genus Equus untuk penjelasan Darwin. Semua spesies yang termasuk dalam genus Equus seperti kuda, keledai dan zebra bisa disilangkan namun persilangan antar hibrida yang terlahir tidak akan menghasilkan keturunan

 

Zebroid Hibrida: hasil persilangan kuda dan zebra

 

Mule Hibrida: hasil persilangan keledai dan kuda

Tigon Hibrida: persilangan harimau jantan dan singa betina

 

Liger Hibrida: persilangan singa jantan dan harimau betina

 

Persilangan antar spesies yang berbeda dan hibrida yang dihasilkan biasanya tidak bisa hamil, tapi disini juga ada pengecualiaan, ada spesies yang bisa disilangkan tapi menghasilkan hibrida yang tidak bisa hamil. Ada pula spesies yang sangat sulit disilangkan, tapi hibrida yang dihasilkan memiliki kemampuan hamil yang sangat tinggi. Ketidakmampuan untuk hamil semua hanya kebetulan atau terjadi karena perbedaan sistem reproduksi

 

Fosil, sisa jasad atau jejak makhluk hidup masa lampau yang tertanam di bawah lapisan tanah. Jenis fosil di tiap lapisan tanah berbeda, disebabkan suksesi (fenomena perubahan komunitas tumbuhan atau spesies di dalamnya di suatu wilayah tertentu seiring perjalanan waktu, jika hal ini terus belanjut maka sifat ekosistem juga akan berubah) geologis. Suksesi geologis, perubahan kelompok tumbuhan, kepunahan dan evolusi spesies yang muncul sesuai perubahan lingkungan bumi dalam waktu yang sangat lama sejak adanya kehidupan di muka bumi ini. Makhluk yang ditemukan di lapisan terbawah bisa dikatakan lebih tua daripada makhluk yang ditemukan di lapisan atas. Jika spesies tidak berubah, harusnya ditemukan fosil yang sama di semua lapisan, tapi tidak. Makanya tiap lapisan bumi memiliki fosilnya sendiri sesuai zamannya seperti trilobite di lapisan Paeolozoiuk dan ammonite di lapisan Mesozokium. Seleksi alam juga berlaju bagi makhluk hidup di masa lampau, individu yang mampu beradaptasi dengan lingkungan akan terus terseleksi. Makhluk hidup yang mampu beradaptasi dengan lingkungan dalam proses itu jumlahnya akan berkurang dan akhirnya punah

 

Tiranosaurus – Mammoth – Aepyornis – Kijang Biru – Serigala Tasmania

 

Seleksi alam juga berlaku bagi makhluk hidup di masa lampau, individu yang mampu beradaptasi dengan lingkungan akan terus terseleksi. Makhluk hidup yang mampu beradaptasi dengan lingkungan dalam proses itu jumlahnya akan berkurang dan akhirnya punah

 

Dama Gazelle – Red Panda – Penyu Laut – Okapi - Iberian Lynx di ambang kepunahan

 

Semua spesies baru muncul dan bertahan karena memiliki keunggulan dibandingkan lawannya. Pihak yang kalah akhirnya punah

 

Kompetisi terketat adalah antar spesies yang bermiripan karena itu, spesies keturunan yang berevolusu dan berubah jadi lebih baik bisa dibilang menjadi penyebab kepunahan nenek moyangnya

 

Hubungan antara spesies punah dan spesies sekarang masih hidup, semakin tua suatu spesies maka semakin besar perbedaannya dengan spesies sekarang. Semua spesies yang punah bisa jadi ada dalam kawanan besar yang hidup sekarang

 

Spesies yang punah mungkin mengisi celah luas antara genus, famili, dan ordo yang ada sekarang

 

Unggas – spesies antara – reptil

 

Jika ikan dan reptil saat ini dapat dibagi menjadi 20 karakteristik yang berbeda, dulu karakteristiknya jauh lebih sedikit. Semakin lama masing – masing karakteristik itu semakin jelas, lalu berubah menjadi kelompok yang sama sekali berbeda seperti sekarang. Ikan dan reptil yang berbeda dulu sekali mempunyai kemiripan lebih banyak daripada sekarang. Dengan perubahan yang terus – menerus seperti ini maka muncul spesies baru (ikan Coelacanths, ikan laut dari ordo Coelacanths yang memiliki struktur tubuh primitif sehingga juga fosil hidup)

 

Jumlah spesies dan kelompok spesies jauh lebih banyak serta masa banyak, serta masa eksistensi dan kadar perubahnnya berbeda. Jika beberapa kelompok organisme yang mengalami banyak perubahan itu ditemukan dilapisan bumi yang tua berarti mereka saling berkerabat. Perbedaan antar spesies dalam kelompok dulu lebih sedikit daripada antar spesies dalam kelompok sekarang

 

Fosil adalah jejak sisa tubuh makhluk hidup yang pernah hidup di masa lampau yang tersimpan di lapisan bumi. Sebagian besar fosil telah berubah menjadin batu karena terkubur di dalam tanah dalam waktu yang sangat lama. Agar bisa menjadi fosil, harus ada bagian yang tidak mudah membusuk seperti tulang atau kulit yang keras. Fosil hewan biasanya berupa tulang, telur, atau gigi, sedangkan fosil tumbuhan berupa akar, biji, atau serbuk sari, jejak kaki atau kotoran hewan juga bisa menjadi fosil, tapi yang seperti ini disebut fosil sisa

 

Fosil terbentuk harus ada tahapan berikut, setelah makhluk hidup itu mati, jasad atau sisa tubuh harus segera tertimbun oleh material seperti lumpur atau pasir. Hal seperti ini biasanya terjadi di dalam atau dasar laut. Di atasnya beberapa lapis sedimen akan bertumpuk dan membentuk lapisan bumi. Jasad makhluk hidup akan menerima tekanan dan panas yang tinggi dari lapisan bumi lalu berubah menjadi fosil. Pada saat ini, ada jasad yang terurai sempurna dan hanya menyisakan bentuk luarnya, atau berubah menjadi zat lain dan menjadi batu. Jika lapisan yang membentuk fosil terangkat ke atas akibat gerakan tektonik, lalu terkikis oleh angin atau hujan, fosil, akan muncul ke permukaan dan dapat ditemukan

 

Ada juga fosil makhluk hidup yang bentuknya masih sama seperti aslinya, fosil seperti ini terbentuk saat jasad makhluk hidup kebetulan tertutupi oleh bahan pengawet alami yang tersedia di alam yang mencegah pembusukan. Contohnya serangga yang ditemukan di dalam Ambar yaitu fosil getah damar yang keluar dari tumbuhan, seperti di film Jurassic Park yang mengisahkan tentang pengambilan DNA dinosaurus dari nyamuk yang tersimpan di dalam Ambar untuk menghidupkan kembali dinosaurus

 

Jasad makhluk hidup tertimbun disungai atau laut – sisa tulang mengeras di dalam lapisan bumi yang berisi tumpukan lumpur atau pasir menjadi fosil – lapisan bumi terangkat akibat gerakan tektonik – lapisan bumi yang terangkat terkikis oleh hujan atau angin sehingga fosil yang ada di dalamnya muncul ke permukaan

 

Minyak Bumi dan Batubara adalah fosil: bahan bakar seperti batu bara, minyak bumi dan gas alam berasal dari fosil hewan dan tumbuhan yang terkubur di kerak bumi. Oleh karena itu, mereka disebut bahan bakar fosil, batu bara terbentuk dari tumbuhan yang terkubur ratusan juta tahun lalu di dalam tanah dan terus tertimbun oleh sedimen, lalu mendapat tekanan dan panas yang tinggi. Minyak bumi terbentuk dari jasad renik mikroorganisme yang hidup di laut yang hangat yang terkubur di dalam tanah, tertimbun oleh sedimen dan mendapat tekanan serta panas yang tinggi

 

Penyebab makhluk hidup di Bumi adalah bahwa iklim atau perbedaan lingkungan geografis tidak menjelaskan penyebab mirip atau beda organisme yang tinggal di tiap daerah. Lingkungan di wilayah barat Oseania, Afrika Selatan dan Amerika Selatan mirip satu sama lain, contohnya iklim. Tetapi flora dan fauna yang hidup di daerah mempunyai bentuk dan sifat berbeda. (Koala Oseania, Kiwi Oseania, Kangguru Oseania, Singa Afrika Selatan, Armadillo Amerika Selatan) Bahkan ada organimse yang hidup di iklim berbeda jauh lebih memiliki kemiripan daripada yang hidup di iklim sana (Kelinci Kutub Utara dan Kelinci Gurun)

 

Jika ditambah dengan prinsip kemunculan spesies baru, bisa disimpulkan bahwa spesies dengan nenek moyang yang sama dapat diklasifikasikan sebagai spesies yang berbeda, jika telah lama hidup jauh terpisah dan mengalami evolusi sendiri, hal kedua yang ditunjukkan oleh penyebaran makhluk hidup saat ini adalah perbedaan organisme yang muncul di berbagai wilayah berhubungan erat dengan adanya tembok pembatas, yaitu sesuatu yang menghalangi makhluk hidup bermigrasi secara bebas. Misalnya antara Oseania dan Afrika yang terpisah jauh, organisme yang hidup diatasnya juga berbeda. Dalam satu benua yang sama, terdapat perbedaan yang mencolok antara makhluk hidup yang habitatnya terpisahkan oleh pegunungan, padang pasir luas atau sungai besar. Mereka mempunyai bentuk yang berbeda satu sama lain akibat adanya penghalang yang tidak bisa atau sangat sulit dilewati. Organisme yang hidup di satu daratan atau lautan yang sama mempunyai kemiripan garis keturunan walaupun spesiesnya berbeda. Kalau mengelilingi suatu daratan dari utara ke selatan, akan mendapati bahwa burung yang mirip tapi jenisnya berbeda memiliki suara kicauan yang hampir sama, struktur sarang yang sangat mirip dan warna telur yang hampir serupa. Karena hereditaslah yang membuat makhluk hidup mirip satu sama lain. Banyak spesies dari satu genus yang hidup berjauhan sebenarnya berasal dari tempat yang sama. Mereka berasal dari nenek moyang yang sama, jadi spesies itu mulanya muncul dari satu tempat. Masing spesies muncul di satu daerah lalu berpindah ke tempat yang sangat jauh. Cara suatu spesies pergi ke tempat lain sedikit bisa dijelaskan dengan perubahan geografis atau perubahan iklim. Kemampuan tiap spesies yang berbeda juga menjadi penyebabnya jika suatu spesies mampu bermigrasi dengan bebas maka dapat menemuinya di berbagai tempat didunia. Tumbuhan berpindah ke tempat yang jauh dengan bantuan angin yang menerbangkan biji

 

Tapi hewan terutama mamalia seperti gajah tidak bisa seperti itu, oleh karena itu jarang kita temui mamalia yang sama ada di daratan berbeda yang dikelilingi oleh laut. Dengan demikian spesies serupa bisa hidup di tempat yang saling berjauhan selama dia mampu berpindah tempat. Setiap spesises awalnya berasal dari satu tempat, kemudian sesuai dengan kemampuan migrasinya berpindah ke tempat lain. Situasi pengecualian, pertama danya spesies yang sama di tempat yang saling berjauhan seperti puncak gunung atau kutub. Tersebar luasnya spesies air tawar ke beberapa tempat. Dan adanya spesies yang sama tinggal di beberapa pulau dan benua yang dikelilingi oleh lautan luas. Ketiga hal ini bisa dibilang karena spesies terbentuk di suatu daerah melakukan migrasi

 

Saat zaman es terbentuk dan hawa menjadi dingin, hewan yang tadinya hidup didaerah hangat, pelan bergeser ke selatan. Sementara tempat mereka diambil oleh hewan dari utara. Hewan yang turun ke selatan terus bergerak sampai bertemu dengan tembok penghalang dan akhirnya punah. Lalu saat permukaan es meluas dan hawa dingin mencapai kutub, hewan yang tadinya hidup di utara jadi menguasai sebagian besar wilayah. Saat iklim kembali menghangat, hewan utara itu akan kembali ke utara atau naik ke atas gunung yang suhunya rendah. Biasanya setiap baik ke atmosfer 100 m, suhu akan turun 0,5 derajat celcius. Itulah asal muasal sebagian hewan yang tadinya hidup di Kutub Utara bisa hidup di puncak gunung daerah tropis. Makanya bisa menemukan flora dan fauna yang sama di dua tempat yang saling berjauhan sekalipun. Perpindahan spesies akibat perubahan suhu dari es ke hangat yang terus berulang ini menyebabkan bisa menemukan spesies yang sama di wilayah pegunungan yang saling berjauhan

 

Ikan tawar yang hidup didanau atau sungai tidak bisa menyebar luas karena terhalang daratan atau tidak bisa pergi ke negara lain karena adanya lautan. Banyak spesies air tawar yang tersebar luas ke berbagai sungai. Karena ikan air tawar sudah beradaptasi agar bisa sering berpindah jarak pendek dari tempat tinggalnya ke sungai atau danau lain. Mereka tersangkut oleh berbagai kebetulan. Sungai yang sekarang terlihat terpisah akibat perubahan permukaan tanah, mungkin sebenarnya dulunya saling terhubung dan memungkinkan ikan untuk berpindah tempat. Atau karena terjadi banjir, ikan terbawa air dan hanyut ke daerah lain. Meski jarang terjadi, perpindahan itu juga bisa terjadi akibat badai atau tornado yang membawa ikan dan telur terbang lalu jatuh di daerah lain. Telur ikan bisa hidup selama beberapa saat setelah keluar dari air. Kadang burung yang hidup di tepi air seperti itu membawa tanah di kaki atau paruh. Tanah itu mungjin mengandung benih tumbuhan. Benih itu lalu jatuh dan tertelan oleh ikan yang berpindah ke sungai atau danau lain. Setelah keluar dari tubuh ikan lewat muntahan atau kotoran, benih itu lalu bertunas dan tumbuh di tempat baru. Apalagi burung bisa terbang jauh secara bebas sehingga sangat membantu persebaran tumbuhan air tawar hingga ke tempat yang jauh

 

Jauh di masa lalu, pulau itu tadinya merupakan satu benua. Tapi seiring pergeseran benua terbentuk pulau. Ke 7 benua di Bumi mulanya adalah satu benua besar bernama Pangea yang terpisah

 

Teori pergeseran benua Wegener: teori yang mengatakan bahwa ke 7 benua yang ada di permukaan saat ini dulunya adalah satu benua besar bernama Pangea kemudian terbelah dan bergeser. Tahun 1951, ahli meteorologi dan ahli geofisika asal Jerman. Alfred Wegener mengemukakan bukti bahwa ada kesamaan garis pantai di bagian timur benua Amerika Selatan dan bagian barat benua Afrika, serta ditemukan fosil yang sama di kedua benua, terbentangnya lapisan bumi yang sama dan menyambung di Eropa dan benua Amerika Utara, dan adanya bekas gletser di sekitar daerah khatulistiwa

 

Namun karena tidak bisa menjelaskan penyebab pergeseran benua, teori ini tidak diakui di dunia ilmu pengetahuan, setelah itu ilmuwan lainnya mengungkapkan bahwa tenaga yang menggerakan benua adalah arus konveksi mantel bumi dan mengembangkan Teori Pergeseran Benua menjadi Teori Tektonik Lempeng, teori ini berpendapat bahwa permukaan bumi terbagi atas beberapa lempeng yang terus berubah dan bergerak secara horizontal

200 juta tahun lalu – 135 juta tahun lalu – sekarang

 

Saat benua bergeser, hewan diatasnya ikut berpindah

 

Jenis organisme hidup di pulau yang terletak di tengah samudra dan jauh dari daratan tidak banyak, tapi spesies asli yang hanya hidup di pulau itu ada banyak. Hal itu disebabkan oleh kompetisi hidup. Spesies baru datang ke suatu pulau akan bersaing dengan spesies yang hidup di pulau, semakin sengit perairan maka semakin banyak perubahan yang dialami oleh spesies yang baru datang dan berevolusi menjadi spesies baru, atau bisa juga kawing silang dengan spesies lokal dan menghasilkan varietas baru. Di pulau Galapagos tidak ada amfibi, sebab amfibi tidak bisa menyebrangi laut, amfibi tidak bisa hidup di laut dan telurnya cepat mati jika di dalam air laut

 

Amfibi: hewan yang berada ditengah antara hewan darat dan hewan air. Saat kecil hidup di air dan bernapas dengan insang, setelah dewasa hidup di darat dan bernapas melalui paru dan kulit. Karena itu dinamakan amfibi, artinya hidup di dua alam, berkaki empat, bertelur dan merupakan hewan berdarah dingin karena suhu tubuhnya berubah sesuai suhu sekitarnya (Katak – Kodok – Salamander)

 

Pengikut Teori Penciptaan pasti tidak bisa menjelaskan mengapa Tuhan tidak menciptakan di pulau Galapagos. Disini juga tidak ada mamalia kecuali yang bisa terbang seperti kelelawar dan tidak bisa dijelaskan dengan Teori Penciptaan

 

Mamalia menyusui anaknya. Hidup di berbagai tempatdi bumi, kecuali Kutub Selatan, Selandia Baru dan pulau terpecil, bentuknya bermacam akibat adaptasi dengan lingkungan tempat tinggalnya seperti padang pasir, hutan, hingga di dalam air. Bernapas dengan paru, melahirkan, dan merupakan hewan berdarah panas yang menjaga suhu tubuhnya dengan bulu atau kulit tebal. Otaknya lebih besar daripada hewan lainnya (Beruang – Ikan Paus – Kera)

 

Kelelawar bisa hidup disini karena bisa terbang. Dia mampu terbang melintasi laut hingga tiba di pulau

 

Kelelawar, struktur dan fungsi tubuh kelelawar mengalami perkembangan agar bisa membantunya terbang dengan baik, seperti kaki depan yang berubah menjadi sayap dan jari tangannya yang memanjang. Hidup di gua atau bekas tambang dan tersebar di seluruh dunia kecuali Kutub Utara dan Kutub Selatan, memancarkan gelonbang ultrasonik untuk mengetahui lokasi benda lewat pantulannya sehingga bisa terbang dalam gelap

 

Datang ke pulau, makhluk hidup yang biasa hidup di daratan tidak akan kesulitan hidup di pulau. Tingkat kemiripan mamalia yang hidup di antara dua pulau berbeda tergantung dari jarak antar pulau benua terdekat dan kedalaman laut yang memisahkannya. Semakin dangkal laut, semakin mudah mamalia untuk berpindah. Sehingga makhluk hidup yang ada di dua pulau atau daratan yang lautannya bisa disebrangi memiliki rupa yang sangat mirip. Beragam spesies yang hidup di Kepulauan Galapagos. Ada 26 jenis burung, 20 diantaranya adalah spesies bebas yang tumbuh di pulau ini. Karakteristik sifat dan suara burung disini sangat mirip dengan spesies dari benua Amerika itu karena organisme dari benua terdekat bermigrasi ke pulau. Nenek moyang burung yang hidup di Kepulauan Galapagos asalnbya dari benua Amerika yang pindah ke kepulauan itu dan berevolusi menjadi spesies tersendiri. Spesies yang muncul di pulau yang berdekatan seharusnya saling bermiripan karena kompetisi hidup. Bagi organisme adanya lawan yang harus dihadapi lebih penting daripada kondisi fisik, seperti iklim dan lingkungan 

 

Sebagian individu yang telah menang kompetisi di satu pulau akan pindah ke pulau lain, itulah yang membuat munculnya spesies dengan karakteristik yang beragam di tiap pulau, makhluk hidup di daerah terpecil berasal dari satu jenis spesies, intinya dasar dari penjelasan ini adalah seleksi alam dan kompetisi hidup

 

 

Pasca The Origin of Species

 

Teori evolusi yang menggemparkan dunia: begitu terbit 22 November 1859, cetakan pertama The origin of Species langsung terjual dalam sehari. Pada waktu itu, isi buku sangat menggemparkan sehingga menarik perhatian banyak pihak. Tidak hanya gereja, diantara para cendekiawan pun buku menuai banyak kritik. Sebuah reaksi yang normal mengingat isinya yang mengatakan bahwa Tuhan tidak terlibat dalam kelahiran hidup telah membawa agama, yang telah mengontrol manusia selama ribuan tahun, berada dalam krisis. Ahli anatomo terbaik pada masa itu sekaligus ahli zoologi, Richard Owen menyuarakan penolakannya terhadap Teori Evolusi Darwin, namun ada juga ilmuwan yang menerima Teori tersebut. Salah satunya dokter sekaligus naturalis Thomas Henry Huxley yang kerap menulis artikel dukungannya di surat kabar setiap ada kesempatan dan menciptakan istilah Darwinisme

 

30 Juni 1860, British Association for the Advancement of Science mengadakan perdebatan antara pendukung dan penentang Teori Evolusi. Uskup Gereja Angican Oxford mengecam Darwin dan mengejek Huxley apakah untuk nenek moyangnya itu monyet. Huxley baliuk mencemooh sang uskup dengan mengatakan bahwa dia lebih menjadi keturunan monyet daripada orang yang menjual pengetahaun dengan prasangka dan kesalahan. Perdebatan ini membuka kesempatan bagi orang untuk memahami Teori Evolusi Darwin tidak hanya hadir dalam pertemuan itu, melainkan juga rakyat biasa. Setelah itu Darwin terus memperbaiki isi The Origin of Species hingga 6 edisi dan buku itu mulai diterjemahkan ke bahasa lain dan dikenal dunia. Seiring dengan berkembangnya ilmu genetika, teori Darwin kembali menarik perhatian, penyebab munculnya variasi terungkap dan pada tahun 1953, James Watson dan Francis Crick mempublikasikan struktur DNA yang memastikan substansi gen

 

Teori evolusi dalam kehidupan sehari: selama 150 tahun setelah The Origin of Species diterbitkan, Teori Evolusi telah mengubah sudut pandang manusia dan dunia secara mendasar dan membawa perubahan besar terhadap sains, beberapa cabang ilmu lain, agama dan sosial. Sekarang Teori Evolusi telah menjadi satu cabang ilmu yang memiliki makna lebih dari bioligi dan tidak hanya memengaruhi cabang ilmu lainnya. Melainkan juga kehidupan sehari, contohnya Teori Evolusi Sosial, Ekonomi Evolusi dan Psikologi Evolusi

 

Teori Evolusi Sosial: teori yang ingin menjelaskan perubahan sosial dengan landasan Teori Evolusi Darwin. Pada abad ke 19, Herbert Spencer mulai menjelaskan perkembangan sosial dengan menerapakan Teori Evolusi Darwin pada fenomena sosial. Dia melihat bahwa sama halnya dengan evolusi makhluk hidup, kondisi sosial juga berkembang dari bentuk yang sederhana ke bentuk kompleks dan didalamya juga terjadi survival of the fittest

 

Ekonomi evolusi: teori ini berpendapat bahwa ekositem manusia juga berevolusi di dalam sosial, seperti ekosistem di dunia alam dan evolusi ekonomi secara struktural mirip dengna evolusi makhluk hidup. Ekonomi evolusi berfokus pada manusia sebagai subjek sistem ekonomi dan evolusi pengetahuan yang mendasari teknologi, contohnya kelompok pengendara kiri dan pengendara kanan akan bertabrakan jika bertemu dijalan. Pada perulangan proses itu secara alami akan diketahui bahwa berkendaraan di satu sisi akan mengurangi tabrakan sehingga dipilihlah satu arah. Proses belajar manusia seperti ini disebut evolusi pengetahuan

 

Psikologi evolusi: cabang ilmu yang meneliti psikologi manusia dan berusaha memahami psikologi dari sudut pandang Teori Evolusi. Menurut psikologi Evolusi, manusia sudah laam berevolusi sebagai masyarakat nomaden sehingga baik fisik maupun perilakunya cocok dengan masyarakat nomaden, bukan masyarakat modern. Psikologi manusia paling cocok berevolusi dalam masyarakat yang kurang dari 500 orang sehingga bila berlebih maka akan timbul berbagai masalah