Kamis, 16 Juli 2026

Buku Original ~ Adam Grant


Orang berakal sehat menyesuaikan diri dengan dunia, yang tidak berakal sehat terus menyesuaikan dunia dengan dirinya, kemajuan bergantung pada orang yang tidak berakal sehat

Konformitas: orang banyak pada jalur konvensional & mempertahankan status quo

Orisinalitas: mengambil jalan yang dilalui, memperjuangkan gagasan baru melawan arus, tapi menjadikan banyak hal lebih baik

Tidak ada orisinalitas secara utuh karena semua hal dipelajari dari dunia sekitar

Kleptomnesia: meminjam pikiran orang lain disengaja atau tidak dan menganggap gagasan orang lain itu gagasan kita

Orisinalitas meliputi memperkenalkan dan mengajukan gagasan yang relatif tidak biasa dalam suatu domain khusus, gagasan yang memiliki potensi untuk dikembangkan

Orisinalitas dimulai dengan kreativitas: melahirkan konsep selain baru juga bermanfaat, mengambil inisiatif untuk mewujudkan misi

Orang yang menderita akibat suatu situasi justru paling kecil kemungkinan untuk menentang, mempertanyakan, menolak dan mengubahnya

Ciri khas orisinalitas: menolak hal yang sudah ada dan eksplorasi apakah ada opsi yang lebih baik. Titik mulainya rasa ingin tau: pertama, mencari tau mengapa hal bawaan itu ada

Dejavu: menghadapi sesuatu yang baru tapi seolah pernah melihat

Vujade: menghadapi sesuatu yang sudah akrab, tapi melihatnya dengan perspektif baru yang memungkinkan mendapatkan wawasan baru untuk masalah lama

Begitu orang melewati tingkat menengah dalam kebutuhan prestasi, ada bukti sungguh kurang kreatif

Karena orang kreatif biasanya membuat aturan sendiri

Untuk menjadi orisinal harus mengambil risiko yang radikal

Tidak ada orang yang bisa menjadi orisinal di suatu bidang kecuali memiliki stabilitas emosional dan sosial yang berasal dari sikap mapan di semua bidang selain bidang yang menjadi orisinal

Orisinal akan mengambil risiko ekstrem pada satu arena dan mengimbanginya dengan kehatian esktrem pada arena lain

Orisinalitas bukan dari sebuah sikap dan menentang tapi pilihan yang bebas

Kreativitas = membiarkan diri melakukan kesalahan. Seni tau mana yang harus dipertahankan

Salah satu penghalang orisinalitas = pemilihan gagasan

Terlalu percaya diri menjadi bias yang sulit diatasi dalam domain kreatif. Ketika mengembangkan gagasan justru terlalu fokus dengan selera sendiri

Bias konfirmasi : fokus pada kekuatan pada gagasan sementara keterbatasan diabaikan atau diremehkan

Peluang menghasilkan gagasan yang berpengaruh atau sukses, berbanding lurus dengan jumlah gagasan yang diciptakan

Orang paling produktif tidak hanya memiliki orisinalitas paling tinggi, tapi menghasilkan karya orisinal selama periode ketika menghasilkan volume karya paling besar

Pada rentang usia 30 tahun, Edison menjadi pelompor lampu, piringan hitam, dan telepon karbon, tapi juga mendaftarkan 100 paten seperti pena stensil, pengawetan buah, dan menggunakan magnet untuk menambang bijih besi dan merancang scarry doll yang bisa bicara dan sekitar 1039 paten yang dia miliki

Kuantitas bisa menjadi jalur kualitas

Pemikir orisinal biasanya memunculkan banyak gagasan yang seperti mutasi tidak lazim, jalan buntu, dan kegagalan total

Pengorbanan berharga karena periode sibuk yang sama juga menghasilkan kolam gagasan lebih besar terutama gagasan baru

Banyak orang gagal meraih orisinalitas karena terobsesi membuat gagasan sempurna dan sedikit gagasan

Wanita biasanya membuat gagasan lebih baik daripada laki karena menerima gagasan baru yang cenderung lebih kecil dalam menghasilkan negatif palsu

Cara terbaik untuk menilai gagasan dengan mengumpulkan umpan balik, lontarkan sejumlah gagasan dan lihat mana yang mendapatkan pujian dan diterima oleh audiens

Keyakinan terhadap gagasan itu berbahaya tidak hanya karena bisa membuat rentan terhadap positif palsu, tapi menghentikan dari pencetusan variasi yang dibutuhkan untuk mencapai potensi kreatif

Makin ahli dan berpengalaman maka akan semakin mengakar pada cara tertentu memandang dunia

Jika ingin meramalkan gagasan, maka harus membuat gagasan tidak lebih lama sebelum menyaring usulan lain

Ciri kepribadian yang berkaitan dengan minat terhadap seni disebut keterbukaan, cenderung mencari hal dan jenis baru dalam pengembangan intelektual, estetika serta emosional

Intuisi hanya akurat dalam domain tempat memiliki banyak pengalaman

Intuisi hanya bisa dipercaya ketika membangun pengalaman cukup untuk membuat penilaian di lingkungan dapat diprediksi

Intuisi tidak dapat diandalkan sebagai sumber wawasan dalam analisis terhadap gagasan baru dan tempat yang ingin dikembangkan

Makin sukses orang di masa lalu, makin buruk kinerja ketika memasuki lingkungan baru. Jadi terlalu percaya diri dan tidak mencari umpan balik kritis 

Intuisi bekerja dengan cepat, berdasarkan emosi yang menggelegak, akal sehat berjalam dengan proses lebih lambat, sejuk

Ketika menilai prospek sebuah gagasan baru, terlalu mudah untuk terbujuk oleh antusiasme orang di balik gagasan 

Gairah untuk melihat gagasan menjadi nyata tidak terlihat dalam emosi orang yang mengungkapkannya

Antusiasme yang disuntikkan melalui kata, nada suara, dan bahasa tubuh tidak menunjukkan gairah internal yang sedang dialami tapi hanya pantulan skill & kepribadian 

Jiwa yang besar selalu menghadapi tentangan dari orang berpikiran biasaq


Cara untuk sampai kekuasaan tidak selalu dengan menantang penguasa, tapi dimulai dengan nenciptakan posisi didalam, menantang, dan merebut kekuasaan

Idiosyncrasy credit didapatkan bukan melalui rasa hormat tapi kontrribusi

Efek sarick berlaku jika yang disampaikan menjadi pesan persuasif

Keuntungan presentasi terkait kekurangan:

1. Membuat audiens menyarungkan kembali senjata

2. Terlihat cerdas

3. Mendahulukan pengungkapan kekurangan dalam gagasan dengan membuat lebih bisa dipercaya

4. Audiens membuat penilaian positif terkait gagasan berkat bias dalam cara mengolah informasi



Makin mudah sesuatu dipikirkan, makin umum dan makin penting menganggapnya. Cenderung menganggap yang mudah diambil sebagai informasi

Keakraban melahirkan rasa suka. Makin sering melihat, mendengar, dan menyentuhnya, makin nyaman terhadapnya dan makin kecil ancaman yang terasa darinya

Paparan lebih efektif kalau relatif singkat dan dipadukan dengan gagasan lain karena mempertahankan rasa ingin tahu pada audiens

Naik ke posisi tengah dalam hierarki status membuat kurang orisinal

Leonardo Davinci melukis mona lisa secara tertunda selama beberapa tahun sejak 1503 dan tidak menyelesaikannya sampai menjelang kematian pada 1519

Davinci menghabiskan sekitar 15 tahun untuk mengembangkan gagasan untuk the Last Supper dengan mengerjakan berbagai macam proyek lain

Penundaan menjadi salah satu cara menahan dorongan untuk menanggapi secara prematur

Timing berperan sebanyak 42% dalam membedakan antara sukses dan gagal

Kerugian orisinal jadi perintis:

1. Rentan melewati batas
2. Percaya kalau bergerak belakangan lebih cocok untuk sukses. Rentan membuat keputusan impulsif

3. Selain tidak ambisius, penegas bisa mengambil teknologi pesaing dan meningkatkan untuk menghasilkan produk lebih baik. Perintis bisa menonton dan belajar.

4. Perintis cenderung terjebak dalam penawaran awal, penegas bisa mengamati perubahan pasar dan mengubah selera konsumen serta menyesuaikan dengan situasi. 

Perintis memiliki skill bertahan yang rendah karena bangun legitimasi, mengembangkan rutinitas yang tidak sesuai dengan pasar, dan menjadi usang seiring dengan jelasnya kebutuhan konsumen. Penegas juga menikmati kemewahan dari menunggu pasar menjadi siap dengan sendirinya

Pada 1840 dokter Hungaria Ignaz Semmelweis menemukan bahwa mewajibkan mahasiswa kedokteran membasuh tangan untuk cegah kematian selama persalinan tapi malah berakhir dimasukkan ke RSJ. Sampai 2 dasawarsa sebelum mendapatkan legitimasi ilmiah ketika Louis Pasteur dan Robert Koch meletakkan dasar teori kuman. 

Sebuah kebenaran ilmiah baru tidak menang dengan cara meyakinkan para penentangnya dan membuat mereka mengalami pencerahan, tapi lebih karena lawannya mati dengan sendirinya (Max Planck)

Keunggulan menjadi perintis ketika ada teknologi yang dipatenkan, atau ketika ada efek jejaring yang kuat (produk atau jasa menjadi lebih bernilai ketika jumlah penggunanya banyak, seperti telepon/media sosial)

Menunda terjun ke pasar bisa membuka kesempatan untuk belajar & adaptasi, mencegah risiko yang berhubungan erat dengan orisinalitas

Momen ketika mencapai puncak orisinalitas dan berapa lama babak berlangsung bergantung pada gaya berpikir

Inovator konseptual merumuskan gagasan besar kemudian menerapkan. Inovator eksperimental memecahkan masalah melalui proses uji coba, pembelajaran dan mengembangkan dalam pelaksanaan. Mereka menggarap masalah tapi tidak berpikie terkait solusi spesifik, alih buat perencanaan terlebih dahulu dan memikirkan sambil jalan

Inovator konseptual menghasilkan karya paling berpengaruh pada usia 43 sedangkan inovator eksperimental menerbitkan karya terbaik pada usia 61

Inovator konseptual biasanya memberikan kontribusi paling penting dalam suatu disiplin ilmu tidak lama setelah pertama kali mengenalnya. Para inovator konseptual menjadi kurang orisinal setelah terjebak dalam cara memecahkan masalah yang konvensional

Ketidakmampuan para inovator konseptual yang menua untuk menyamai pencapaian saat muda bukan berkurangnya ramuan ajaib dalam seni. Akibat penumpukan pengalaman musuh sejati konseptual menjadi pembentukan kemapanan dalam berpikir, inovator konseptual menjadi tawanan dafi pencapaian penting di masa muda mereka

Inovasi eksperimental memerlukan waktu bertahun - tahun atau berpuluh tahun untuk mengumpulkan pengetahuan dan skill (sumber orisinalitas berkelanjutan)

Inovator konseptual cenderung melahirkan gagasan orisinal di babak awal tapi berisiko meniru gagasan sendiri. Pendekatan eksperimental memakan waktu lebih lama, tapi terbukti lebih bisa diperbaharui, eksperimen memungkinkan gagasan baru

Agar mempertahankan orisinalitas seiring bertambahnya umur dan skill, strategi terbaik mengambil pendekatan eksperimental. Sebelum membuat rencana lebih sedikit sebelum mulai dengan yang ingin diciptakan, dan mulai menguji gagasan serta solusi sementara yang berbeda

Menempatkan hal lama dalam kombinasi baru dan hal baru dalam kombinasi lama

Sosok orisinalitas memulai sebuah gerakan seringnya menjadi anggota radikal dengan gagasan dan idealisme yang terbukti lebih ekstrem bagi mereka yang menjadi pengikut

Ketika membentuk aliansi dengan kelompok yang berseberangan, yang terbaik mengikis penyebab berseberangan dan mendinginkannya sebaik mungkin. Tapi, ketika menarik sengkutu untuk bergabung dalam perjuangan, diperlukan pesan cukup hangat/dingin tapi pas

Kelompok radikal sering meremehkan kelompok utama sebagai penyaru dan oportunis

Perbedaan kecil diantara orang yang seharusnya sama yang membentuk dasar perasaan asing dan kebencian diantara mereka

Makin keras untuk membedakan diri dari kelompok lebih moderat yang mengancam nilai

Mengabaikan berbagi taktik strategi penting dalam kelompok yang menganut nilai yang sama

Sosok orisinal harus menjadi radikal yang terkendali, mereka percaya terhadap nilai yang menyimpang dari tradisi dan gagasan yang melawan arus, tapi juga belajar melembutkan radikalisme dengan menyajikan keyakinan dan gagasan dengan cara tidak terlalu mengejutkan serta menarik audiens umum

Mengalihkan fokus dari mengapa ke bagaimana bisa memudahkan orang menjadi tidak begitu radikal

Ambivalen: orang yang membantu dan merugikan. Hubungan ambivalen biasanya meramalkan tingkat stress, depresi, dan ketidakpuasan lebih tinggi

Memulai dengan pola dasar baru menjadi kunci orisinalitas, tapi mendatangkan tantangan

Dulu kawasan barat telah mengukuhkan kebebasan hak perempuan untuk sampaikan pendapat sekitar 81& dibanding kawasan timur dan 0% untuk kawasan selatan

Orisinalitas menjadi sesuatu yang diinginkan oleh semua orang tapi ada titik keseimbangan yang pas. Jika tidak orisinil maka gagasan membosankan dan klise, terlalu orisinal sulit dipahami audiens. Lucy Stone memperjuangkan hak pendapat wanita

Pemberontakan dengan tujuan jelas:

Mendobrak hambatan sulit. Untuk menjadi orisinal harus ambil sejumlah risiko. Kemajuan selalu melibatkan risiko 

Ada 2 cara berlawanan ortu membesarkan pemberontak: memberi anak otonomi dan perlindungan untuk lolos dari semua masalah, atau membatasi kemerdekaan sampai ke tahap ketika terpaksa melawan

Yang paling berbeda dari ortu penyelamat adalah mereka andalkan penalaran, penjelasan, saran terkait cara memperbaiki kerusakan dan nasihat. Penalaran mengkomunikasikan rasa hormat dan menyiratkan seandainya anak lebih tau atau mengerti, tidak akan berbuat sesuaru tidak pantas, bagi yang mendengarkan seperti penghargaan, ada rasa percaya terhadap skill memahami, mengembangkan, dan memperbaiki

Orangtua yang membesarkan arsitek dengan kreativitas tinggi memberikan otonomi ke anak untuk memilih nilai sendiri

Penalaran menciptakan paradoks: membuat lebih taat aturan/ memberontak

Kelompok pengamat menganut nilai moral dengan mengaitkan nilai dengan perilaku tertentu dan diantara anggota sendiri

Sosok teladan memiliki pengaruh mendasar pada cara anak tumbuh untuk ekspresikan orisinalitas

Pada dasarnya dosa satu2nya yang tidak pernah dimaafkan satu sama lain adalah perbedaan pendapat

Goupthink: musuh orisinalitas, orang dipaksa sependapat dengan pandangan baku, dominan, daripada mendukung keragaman pikiran (biasanya terjadi ketika berada dalam kelompok diskusi yang akrab), hasrat kuat untuk mencapai kesepakatan mengalahkan motivasi untuk membahas aksi alternatif yang realistis

Para pendiri dengan cetak biru komitmen melakukan rekrutmen yang berbeda, skill dan potensi tapi kesesuaian kultural menjadi keharusan. Prioritas utama merekrut nilai dan norma perusahaan. Selain itu juga mencakup motivasi

Para pendiri cetak biru profesional dan bintang memberi karyawan otonomi dan tugas yang menantang, membangun koneksi emosional yang kuat diantara sesama karyawan dan terhadap organisasi 

Cetak biru bisa disaksikan melalui intensitas, orisinalitas, dan kualitas

Otokrasi: uang dan wawasan diandalkan untuk memastikan kinerja karyawan (berpeluang gagal)

Birokrasi: tugas menantang dengan aturan & prosedur rinci

Cetak biru komitmen: fokus pada menghargai pembangkitan gagasan baru & mengabdi dalam misi bukan pada skill khusus atau kualitas bintang yang direkrut tapi kekurangannya sulit satukan & mempertahankan angkatan kerja beragam

Sudut pandang minoritas penting, bukan karna berpeluang menang, tapi merangsang perhatian dan pikiran beragam

Ikatan sosial tidak mendukung groupthink, kambing hitam menjadi rasa percaya diri yang berlebihan dan kekhawatiran soal reputasi

Berbeda pendapat tidak ada gunanya kalau motivasi dengan mencari pertimbangan, bukan mencari kebenaran atau solusi terbaik ketika pandangan berbeda autentik, fungsinya merangsang orang berpikir, menjelaskan dan mempertegas

Rahasia menuju kesuksesan itu ketulusan, ketika memalsukan sesuatu berarti membuatnya

Kredibilitas mempertimbangkan hasil uji, tinjauan kinerja, dan penilaian lain, tapi komponen utama itu penilaian orang lain

Optimisme strategis: antisipasi terbaik, tenang dan harapan tinggi

Pesimisme defensif: membayangkan yang terburuk, cemas, dan berujung kesalahan (gelisah, kurang percaya diri dalam tugas analitis, verbal, kreatif, menunjukkan kinerja hampir sama baik dengan penganut optimisme strategis - digunakan untuk mengelola cemas, takut dan khawatir, rasa percaya diri muncul bukan dari ketidaktahuan atau delusi terkait kesulitan didepan, tapi dari penilaian realistis dan rencana matang, mudah puas diri, takut membuat rencana

Orisinalitas mendatangkan guncangan lebih banyak dalam perjalanan, tapi memberi kebahagiaan dan makna hidup lebih besar

-Tindakan perorangan

A.Membangkitkan dan mengenali gagasan orisinal
1.Mempertanyakan hal yang dianggap baku

2.Lipatgandakan jumlah gagasan yang dibangkitkan

3.Menyibukkan diri dalam domain baru (mempelajari skill bar, bertukar pekerjaan dengan beberapa teman:menjadi terlatih dalam jabatan yang menuntut basis pengetahuan dan skill baru), belajar terkait kultur berbeda

4.Menunda secara strategis

5.Mencari tanggapan dari teman kerja (untuk melontarkan gagasan: berpeluang menemukan potensi dan kemungkinan)

B. Menyuarakan & mengusung gagasan orisinal
1.Mengembangkan portofolio risiko

2.Berfokus pada alasan tidak mendukung gagasan

3.Jadikan gagasan lebih dikenal (lakukan berulang untuk gagasan tidak konvensional, tanggapan menjadi lebih positif sesudah 10 - 20 kalo mendengarkan gagasan khususnya jika pendek dan ada jeda beberapa hari pengulangan, selain dipadukan dengan gagasan lain, jadikan konsep orisinalitas lebih menarik dengan menghubungkan bersama gagasan lain yang dipahami audiens)

4. Sampaikan didepan audiens berbeda (cari pendapat berbeda tapi metode sama)

C.Mengelola emosi
1.Memotivasi diri secara berbeda ketika berkomitmen melawan ketidakpastian

2.Jangan berusaha menenangkan diri

3.Fokus pada korban, jangan pada pelaku

4.Sadar tidak sendirian

5.Jika tidak ambil inisiatif, status quo akan bertahan (pertimbangkan 4 reaksi untuk menghadapi rasa tidak puas, menghindar, bersuara, bertahan, dan abai)

-Tindakan seorang pemimpin

A.Memicu gagasan orisinal
1.Menyelenggarakan turnamen inovasi (menghimpun gagasan baru sebanyaknya dan identifikasi paling baik, kirimkan ajakan terfokus untuk gagasan memecahkan masalah untuk memenuhi kebutuhan yang belum tersentuh, untuk menilai gagasan, ajukan gagasan orisinal ke putaran berikutnya, pemenang akan mendapatkan anggaran, tim dan mentoring serta sponsor relevan untuk mewujudkan gagasan)

2.Menggambarkan diri sebagai musuh (orang gagal karna tidak mengalami kedaruratan/keterdesakan, ajak tim brainstorming selama 1 jam)
3. Mengundang karyawan dari fungsi & tingkat berbeda untuk memunculkan gagasan

4.Menyelenggarakan 1 hari untuk oposisi

5.Melarang penggunaan kata suka, cinta, dan benci

B.Membangun kultur orisinalitas
1.Merekrut berdasarkan kesesuaian kultural, tapi berdasarkan kontribusi kultural (orisinalitas datang bukan dari kultur sesuai tapi dari yang memperkaya kultur)

2.Beralih dari exit interview ke entry interview

3.Menanyakan masalah bukan minta solusi

4.Berhenti menunjuk seseorang menjadi pengacara iblis dan menggali langsung (pendapat berbeda berguna ketika salah dan efektif hanya kalau autentik & konsisten, cari orang pandangan minoritas, ajak sampaikan pandangan)

5.Tidak anti kritik

-Tindakan orangtua dan guru

1. Bertanya ke anak terkait model mereka inginkan
2.Tautkan perilaku yang bagus dengan karakter moral
3.Menjelaskan bagaimana perilaku buruk mendatangkan akibat bagi orang lain
4.Lebih menekankan nilai daripada aturan
5.Menciptakan ceruk baru untuk pengembaraan anak